TANTRUM - Terduga anggota TNI dalang penembakan istrinya, Kopda Muslimin, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pukul 07.00 WIB.
Tempat meninggal dunia Kopda Muslimin di rumah orang tuanya Kelurahan Trompo RT 02 / RW 01 Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng).
Informasi yang diterima menyebutkan pada pukul 05.30 WIB, Kopda Muslimin datang ke rumah orang tuanya dengan mengendarai motor Mio J AA 2703 NC.
Pintu rumah dibuka oleh ayah dari Muslimin. Setelah dibukakan pintu langsung masuk ke kamar belakang untuk bertemu dengan kedua orangnya.
Kopda Muslimin sempat melayangkan permohon maaf kepada orang tuanya dalam keadaan muntah muntah.
Usai itu, Kopda muslimin berbaring ditempat tidur. Persis pukul 07.00 WIB Kopda Muslimin dinyatakan meninggal dunia oleh orang tuanya di tempat tidur.
Adanya kejadian itu, kerabatnya melaporkannya ke Komandan Unit Intel Kodim 0715 / Kendal soal kerabatnya meninggal dunia di rumah orang tuanya di duga minum racun.
Sementara itu diberitakan Suara.com, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman membenarkan Kopda M alias Muslimin ditemukan dalam kondisi tewas di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah.
Namun, terkait dugaan yang bersangkutan tewas bunuh diri menurutnya masih perlu dipastikan.
Baca Juga: 5 Potret Petakilan Ria Ricis Setelah Lahiran, Bikin Khawatir Suami dan Keluarga Terdekat
Dudung mengatakan, pihak kepolisian rencana akan melakukan autopsi dan visum et repertum terhadap jenazah Kopda Muslimin.
"Akan dilaksanakan autopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata Dudung kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).
Kopda Muslimin merupakan buronan polisi usai diduga kuat menjadi dalang kasus penembakan Rina Wulandari (34) yang tidak lain merupakan istrinya sendiri.
Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (18/7/2022) lalu.
Tim gabungan TNI-Polri berhasil menangkap keempat pelaku penembakan termasuk seorang yang membawa senjata api. Kopda Muslimin diduga kuat sebagai otak dibalik kasus ini.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, Kopda Muslimin diduga sudah empat kali memerintahkan pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa istrinya.
Adapun, motif daripada kasus ini diduga karena yang bersangkutan telah memiliki kekasih lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina