Suara.com - Pemerintah Indonesiamempersiapkan strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seiring dengan ketentuan WFA.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja akan diberlakukan bagi para pegawai guna mengisi "hari kejepit" di sekitar periode libur Lebaran 2026.
Keputusan strategis ini diambil menyusul keberhasilan sektor pariwisata yang mencatatkan lonjakan pertumbuhan sebesar 17,5 persen pada momentum Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026) lalu.
Pemerintah berharap fleksibilitas kerja ini dapat terus menstimulasi pergerakan wisatawan domestik dan konsumsi masyarakat.
Jadwal WFA dan Promosi Transportasi Massal
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa skema WFA disiapkan untuk tanggal-tanggal yang berdekatan dengan hari libur nasional agar produktivitas tetap terjaga tanpa membatasi mobilitas masyarakat.
Adapun jadwal rencana WFA tersebut diproyeksikan jatuh pada:
16-17 Maret 2026
25, 26, dan 27 Maret 2026
"Langkah ini bertujuan agar hari-hari yang berada di antara jadwal libur menjelang Idul Fitri dapat dimanfaatkan secara optimal melalui skema WFA," ujar Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga: Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri
Tak hanya fleksibilitas kerja, pemerintah juga menyiapkan insentif bagi pemudik dan pelancong berupa potongan harga tiket transportasi:
Kereta Api: Diskon sebesar 30%.
Kapal Laut: Diskon sebesar 30%.
Pesawat Terbang: Potongan harga antara 17% hingga 18%.
Kalender Cuti Bersama Lebaran 2026
Kepastian mengenai hari libur bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) telah dikukuhkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Keppres Nomor 42 Tahun 2025.
Aturan yang ditandatangani pada akhir Desember 2025 tersebut menetapkan durasi dan jadwal cuti bersama untuk Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan keputusan tersebut, cuti bersama Lebaran jatuh pada:
Jumat, 20 Maret 2026
Senin, 23 Maret 2026
Selasa, 24 Maret 2026
Prediksi Awal Ramadan 1447 H: Analisis Astronomi
Berita Terkait
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
Demi Iktikaf dan Lebaran di Tanah Suci, Ivan Gunawan Kurangi Job Syuting Ramadan Tahun Ini
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber di Malang yang Hidden Gem!
-
30 Link Poster Ramadan 2026, Gratis dan Siap Pakai untuk Menyambut Bulan Suci
-
25 Link Download PP Ramadan 2026, Bikin Bulan Puasa Lebih Meriah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri