TANTRUM - Pemerintah Kota Wuhan, di China Timur, memutuskan kembali menutup sementara (lockdown) beberapa bisnis dan transportasi umum terutama di pusat penyebaran Covid-19 berada di distrik Jiangxia.
Pemerintah setempat menemukan kasus Covid-19 Selasa malam, dua melalui pengujian rutin dan dua lainnya dari kontak dekat.
Kota Wuhan, di China Timur, yang menjadi tempat pertama virus corona baru muncul, kembali diserang penyakit Covid-19.
"Wilayah utama akan memasuki masa pembatasan tiga hari mulai Rabu," diberitakan Reuters mengutip pemerintah daerah, dicuplik dari CNBC Indonesia, Kamis, 28 Juli 2022.
"Selama itu, pemerintah akan melarang kegiatan yang melibatkan kelompok besar dan makan bersama di restoran, menutup sejumlah wilayah hiburan publik, pasar produk pertanian, klinik kecil dan menangguhkan layanan bus dan kereta subway."
Warga juga dilarang untuk meninggalkan area tersebut selama tiga hari. Pelancong juga diminta tidak datang.
Wilayah itu dihuni kurang lebih 900.000 orang. Penguncian sesuai dengan strategi China selama ini yakni 'nol Covid'.
Belum diketahui apakah ada varian baru lagi yang menyebar. Sebelumnya China menemukan kemunculan varian baru Omicron seperti BA.5.2.1 dan BA.5.3.1.
Strategi itu memungkinkan penguncian jika ditemukan kasus, meski di bawah 10, untuk memutus mata rantai penyebaran.
Baca Juga: Pengamat: Kebijakan Bank Sentral AS Berisiko Pada Kurs Rupiah dan Cadangan Devisa
Wuhan sendiri sudah berhasil menangani Covid-19 dengan nol kasus selama setahun terakhir.
Sementara itu mengutip Worldometers, China mencatat 120 kasus bergejala di mana ada 1.796 kasus aktif saat ini.
Dari data yang sama diketahui ada total 229.066 kasus Covid-19 di China hingga saat ini. Secara akumulatif ada 5.226 kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor
-
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini
-
Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian
-
Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan
-
Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah
-
Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia