TANTRUM - Arsy Hermansyah putri dari pasangan Anang Hermansyah-Ashanty, berlaga dengan seluruh wakil Indonesia melawan ratusan peserta lainnya digelaran World Championship of Performing Arts (WCOPA), Amerika Serikat.
Lomba yang diikuti Arsy merupakan kejuaraan kelas dunia di bidang seni yang diikuti oleh 70 negara di seluruh dunia.
Seluruh peserta dari kontingen Indonesia tampil dengan busana adat dari berbagai wilayah tanah air dalam upacara pembukaan.
Begitu pula dengan peserta negara lain yang juga tampil dengan pakaian adat negara masing-masing.
Diberitakan Suara.com ditulis Jumat, 29 Juli 2022, Arsy Hermansyah sendiri tampil sangat anggun dan cantik dalam balutan kebaya warna putih.
Penampilan Arsy senada dengan Ashanty yang mengenakan kebaya merah dengan kain seperti yang dipakai Arsy.
Lewat Instagram Ashanty mengaku bangga bisa memakai kebaya merah putih. Ia pun meminta doa agar Arsy dan wakil Indonesia yang akan bertanding bisa memberikan penampilan terbaik.
Lantas seperti apa potret Arsy Hermansyah berkebaya di Amerika? Intip langsung potretnya berikut.
1. Arsy Hermansyah berdandan cantik dan anggun dalam balutan kebaya putih rancangan Rika Wirtjes. Untuk bagian bawahnya sendiri, Arsy tampil kompak dengan ayah dan ibunya. Mereka memakai kain batik bercorak warna hijau, merah, dan putih.
Baca Juga: 5 Manfaat Miso bagi Kesehatan, Tak Sekadar Bumbu yang Menyedapkan Masakan
2. Penampilan Arsy sangat memikat dengan rambutnya yang disanggul. Gaya Arsy Hermansyah layaknya seorang putri dengan kebaya yang membalut tubuhnya.
3. Senyum manis diperlihatkan Arsy saat Ashanty memintanya untuk menyapa follower Instagramnya. Arsy juga membawa bendera merah putih di tangannya.
4. Nah, kalau ini potret Arsy bersama dengan teman satu tim dari Indonesia yang juga akan berlomba. Ada banyak kategori yang dilombakan dan diikuti ratusan peserta dari puluhan negara.
5. Meski akan berlomba di kejuaraan dunia Arsy dan teman-temannya terlihat tenang dan happy menghadapi perlombaan yang akan segera dimulai. Justru Ashanty yang merasa grogi dan tegang ketika mendampingi Arsy berlomba.
6. Sebelum berlomba, Arsy berlatih keras agar bisa memberikan penampilan terbaiknya. Sehari sebelum tampil, Arsy begitu giat berlatih. Momen latihan Arsy diabadikan dan diunggah dalam kanal YouTube The Hermansyah.
7. Arsy bersama dengan perwakilan Indonesia, memakai busana tradisional dalam opening ceremony. Arsy terlihat menonjol sendiri saat berdiri di tengah dengan kebaya putihnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung