TANTRUM - Beberapa daerah di Indonesia masih mematok harga terbilang murah untuk makanan yang dijual, jika dibandingkan dengan harga makanan yang dijual di kota-kota besar.
Hal tersebut diperlihatkan oleh seorang warganet yang masih bisa membeli sarapan seharga Rp 1.000 dan menjadi viral di media sosial.
Sebuah video dibagikan oleh akun TikTok den_kentung belum lama ini, pemilik akun mengaku sedang pulang ke kampung halamannya dan berniat membeli sarapan.
Ia bersama dengan anggota keluarga yang lain terlihat menghampiri penjual bubur dan gorengan di salah satu rumah warga setempat. Penjual tersebut menjual bubur yang dilengkapi dengan lauk sayur dan tahu.
Saat ditanya harga, penjual mengaku bahwa pembeli bisa memilih ingin membeli seharga Rp 1.000 atau Rp 1.500.
Pemilik akun pun memilih seporsi bubur seharga Rp 1.000. Ia membelinya untuk empat piring dan beberapa potong gorengan. Total yang ia habiskan untuk membeli sarapan hanya Rp 10.500.
"1.000 buat parkir (tanda silang). 1.000 buat sarapan (tanda centang). Bubur 4 piring, dibungkus 2, bubur setengah porsi 1 piring, gorengan 6. Ini enaknya kalau pulang ke kampung," tulis pemilik akun dicuplik dari Suara.com, Jumat, 29 Juli 2022.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 705.200 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 40.700 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit warganet lainnya yang kaget melihat porsi sarapan tersebut karena terbilang cukup banyak untuk sarapan seharga Rp 1.000. Sayangnya hingga kini lokasi bubur super murah itu belum diketahui pasti.
Baca Juga: Contoh Teks Deskripsi dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
"Nggak tega banget beli harganya 1000. Bukan murah lagi sih, sedekah ini namanya. Semoga sehat selalu bu," tulis akun @bukananyuk
"1000 rupiah ngambil untung darimana bu, sedangkan sekarang apa-apa semua pada naik. Kasihan loh ibunya," komentar @kiki.rianti
"Sebenernya masih ada untungnya kok, soalnya kan bubur itu beras dikit aja jadi banyak banget. Cuma ya bayar 1000 nggak tega," tambah @gracielabella92
"Di kampungku, Klaten, namanya sego tumpang atau bubur lethok. Kebetulan bude aku jualan ini di rumah, pas harganya 1000 juga. Bingung kok bisa murah banget," ungkap @fbieberr
"Yang bubur setengah porsi cuma 500 perak. Nggak tega bayarnya asli," sahut @mamas.almun
Berita Terkait
-
Viral Video Konvoi Ojol Perempuan Bawa Paket, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya
-
Lagi Salat, Perempuan Ini Dibuat Panik Gegara Tikus Berjalan di Kepalanya, Warganet: Lebih Seram dari Makmum Gaib
-
Demi Anak, Ibu Tunggal Rela Curi Dekorasi Ulang Tahun Seharga Rp 162 Ribu Hingga Dipenjara, Publik Ramai Kasih Bantuan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC