TANTRUM - Sebuah program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) unik digelar IPB University. Mengambil lokasi di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, Jambi, mahasiswa IPB melakukan program SERASI (Sekolah Rimba Asik) kepada Orang Rimba khususnya anak-anak.
Orang Rimba atau Suku Anak Dalam merupakan suku pedalaman Jambi yang bermukim disekitar kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas. Bekerja sama dengan salah satu guru Sekolah Rimba yang ada di Desa Lubuk Jering, yaitu Ali Imron.
“Kegiatan SERASI (Sekolah Rimba Asik) ini bertujuan untuk untuk menciptakan kualitas lingkungan belajar yang kondusif, ekologis, lestari secara nyata dan berkelanjutan, dengan cara-cara yang simpatik, kreatif dan inovatif dengan menganut nilai-nilai dan kearifan budaya lokal,” kata Dicky, Ketua Kelompok KKN-T, dikutip dari laman IPB, Sabtu (30/7/2022).
Kegiatan ini menurutnya dapat menambah pengetahuan bagi anak-anak terutama dalam membaca, menulis, dan berhitung. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk menghafalkan pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Pada tahun 2018, menurut Dicky, pemerintah Kabupaten Sarolangun membangun Kampung Terpadu Madani untuk tempat tinggal tetap bagi masyarakat suku anak dalam di desa Lubuk Jering. Kegiatan Sekolah Rimba pun dilakukan di Kampung Terpadu Madani tersebut. Terdapat 2 ruang kelas dan 20 orang murid yang mengikuti Sekolah Rimba.
Namun dikarenakan adanya tradisi Melangun, lanjutnya, yaitu tradisi berpindah-pindah tempat bagi Suku Anak Dalam ketika ada anggota keluarga meninggal dunia untuk menghilangkan kesedihan sehingga menyebabkan Sekolah Rimba kini sudah tidak begitu aktif. Siswa-siswi Sekolah Rimba yang dulunya ramai, kini hanya tinggal beberapa.
“Kini, guru Sekolah Rimba di Desa Lubuk Jering harus mencari suku anak dalam yang berada di sekitar Desa Lubuk Jering,” imbuhnya.
Disebutnya, beberapa murid yang masih aktif belajar, di antaranya Besidar, Meralam, Bidar, dan Besana. Keempat anak tersebut merupakan anak dari kelompok Temenggung Melayu Tua yang saat ini bermukim di sekitar kebun di Desa Lubuk Jering.
“Lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari pemukiman masyarakat Desa Lubuk Jering sehingga masih dapat ditemukan, sedangkan anak-anak lainnya ikut bersama keluarganya untuk melangun ke dalam hutan. Saat ini yang telah lama mengikuti kegiatan Sekolah Rimba bernama Besidar. Besidar saat ini berumur 12 tahun. Ia sudah bisa menulis dan membaca dengan baik,” urainya.
Baca Juga: Tayang Perdana, Drama Korea Big Mouth dan Today's Webtoon Bersaing Ketat
Ia berharap ke depan Sekolah Rimba dapat dilaksanakan di satu lokasi secara menetap dan semakin banyak siswa-siswi Sekolah Rimba yang bergabung sehingga pendidikan dapat disebarluaskan secara inklusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Tragedi Curug Cisadane Bogor: Asyik Berfoto, Tiga Wisatawan Terseret Arus
-
Super Kawaii! Koleksi Kaus Monchhichi Ini Siap Bikin Gaya Santai Makin Gemas
-
Super Grand Prize Jadi Pesta UMKM, QRIS Bank Sumsel Babel Makin Jadi Andalan Transaksi
-
Kepung Kantor Bupati Bogor Besok, 3.000 Warga Parungpanjang Gelar Istigosah Tuntut Kejelasan Tambang
-
Pencari Kerja Jangan Takut Lapor! Andra Soni Bersih-bersih Praktik Pungli Rekrutmen di Banten
-
Alasan Thai Milk Tea dan Brown Sugar Milk Kini Jadi Favorit di Kalangan Anak Muda
-
Diiringi Kereta Kencana, Mahkota Binokasih Akan Diarak Keliling 8 Kota di Jawa Barat
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
Gusti Bhre Suguhkan Royal Dinner Mangkunegaran 2026: Sajian Kuliner Mewah Sarat Filosofi
-
Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi