"Selingannya nanti upayakan snack yang bergizi dan bisa memproduksi ASI, seperti kacang-kacangan, sayur, dan buah," katanya.
Manfaat Menyusui bagi Kesehatan Mental Ibu
Selain membantu ibu menjaga kestabilan berat badan, manfaat dari menyusui juga berpengaruh terhadap psikis ibu. Dengan menyusui bisa mengeluarkan hormon endorfin (hormon kebahagiaan), sehingga emosi ibu jadi lebih stabil.
"Secara emosional juga bisa meningkatkan bonding dengan anak. Bonding ini diperlukan di masa yang akan datang untuk membangun hubungan dengan anak agar ibu bisa mendampingi anak seterusnya," tutur Dewi.
Ia juga menyampaikan agar para ibu tak perlu risau jika saat baru melahirkan, jumlah ASI yang keluar masih sedikit. Sebab, banyak ibu yang merasa khawatir karena ASInya belum juga keluar pascamelahirkan.
Padahal, ternyata bayi yang baru lahir memang belum membutuhkan banyak ASI. Bahkan, sekitar 10-20 ml di awal-awal kelahiran juga sebenarnya sudah bisa memenuhi kebutuhan bayi. Nantinya, ketika bayi sudah rutin menyusu, produksi ASI ibu akan semakin bertambah pula.
"Jadi memang luar biasa Allah menciptakan sedemikian rupa produksi ASI itu selalu disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Semakin banyak bayi mengonsumsi ASI, maka produksinya pun akan semakin meningkat. Yakinlah jika kebutuhan ASI dari ibu itu cukup untuk bayi," imbuhnya.
ASI ekslusif sebaiknya diberikan kepada bayi sampai berusia 6 bulan. Pada masa-masa awal ASI ekslusif, biasanya diberikan 2-3 jam sekali atau setiap anak haus atau lapar.
Setelah masa 6-24 bulan, ASI tetap diberikan, tapi juga disertai makanan pendamping asi (MPASI) yang disesuaikan dengan kebutuhan di setiap usianya.
Baca Juga: 3 Pilihan Frappe untuk Melepas Dahaga di Hari yang Panas
"Setelah 2 tahun, mulai disapih pelan-pelan dan anak dikenalkan dengan makanan yang sesuai dengan makanan keluarga untuk memenuhi gizi anak," ujarnya.
Kandungan dalam ASI
Banyak kandungan dalam ASI mulai dari zat gizi makro maupun zat gizi mikro yang sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi.
Seperti zat gizi makro yang terdiri dari karbohidrat dan protein terkandung di dalam ASI. Semua zat ini bisa dengan sangat baik dan mudah dicerna oleh usus bayi.
"Seluruh protein yang terkandung dalam ASI diserap secara sempurna oleh usus bayi. Protein ini merupakan zat pembangun agar tumbuh kembang anak semakin lebih baik. Berbeda dengan susu formula (sufor), tidak semua proteinnya bisa diserap oleh usus bayi," paparnya.
Pun dengan lemak, omega 3, DHA, vitamin, mineral, dan zat antibodi semua terdapat dalam ASI. Sehingga nutrisinya sangat lengkap untuk bayi.
Berbicara mengenai sufor, Dewi mengatakan, dalam salah satu pasal di Peraturan Wali (Perwal) Kota Bandung Nomor 95 tahun 2021 tentang Pemberian ASI, jika dalam kondisi kesehatan ibu yang menyebabkan tidak bisa memberikan ASI, bayi boleh diberikan susu pengganti berdasarkan rekomendasi dokter.
"Kita tidak juga mengharamkan sufor, tapi tetap utama memang baiknya ASI ekslusif. Namun, kalau memang kondisinya tidak memungkinkan, kita bisa berikan susu pengganti," akunya.
"Tapi bukan berarti anak yang diberikan sufor ini jadi tidak sehat atau jadi berpenyakit ke depannya. Anak masih tetap bisa mengejar pertumbuhannya tentu dengan pemantauan yang lebih," lanjutnya.
Memberikan ASI ekslusif memang membutuhkan manajemen laktasi yang baik. Apalagi jika sang ibu merupakan wanita pekerja, perlu menyiapkan stok ASI untuk buah hatinya.
Cara Menyimpan ASI di Kulkas
ASI perah atau pumping sendiri bisa bertahan beberapa jam bahkan berbulan-bulan tergantung suhu penyimpanannya. Dalam suhu ruang, ASI bisa bertahan selama 6 jam.
"Kalau lebih dari 6 jam bukan berarti ASInya rusak, tapi dikhawatirkan kandungan gizi dalam ASInya berkurang. Selama ASI belum berubah rasa dan warna, masih bisa diberikan kepada bayi," jelas Dewi.
Untuk suhu kulkas bagian bawah non freezer, ASI pumping bisa bertahan sampai 3 hari. Lalu, pada freezer kulkas satu pintu ASI bisa bertahan 2 minggu - 1 bulan.
Sedangkan di kulkas freezer tersendiri atau dua pintu, ASI bisa bertahan 3-6 bulan, tergantung bagaimana kestabilan suhu dari kulkas.
"Untuk cara mencairkan ASI juga harus pelan-pelan. kalau dari freezer, turunkan dulu ke kulkas bawah. Kalau sudah mencair, dikeluarkan ke suhu ruangan sampai suhunya sama. Setelah itu baru bisa dihangatkan dengan direndam bersama wadahnya," ucapnya.
Lalu, bagaimana dengan stok ASI yang sudah kadaluarsa? Beberapa akun media sosial sempat membahas tren memandikan bayi dengan ASI kadaluarsa.
Menurut Dewi, sampai saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan manfaat ASI yang dijadikan sebagai bahan mandi untuk bayi.
"Saya belum pernah baca jurnal mengenai ini. Tapi kalau memang mau digunakan untuk mandi bayi, harus dibilas dengan bersih. ASI itu manis, mengandung gula. Kalau tidak dibersihkan, khawatir malah jadi lengket di badan anak," katanya.
Berita Terkait
-
Studi: Rutin Konsumsi Stroberi Bisa Menurunkan Risiko Alzheimer di Usia Tua
-
Vaksin Booster Dosis Kedua Untuk Tenaga Kesehatan
-
Punya Tiga Layanan Kesehatan Dalam Satu Tempat, Perusahaan Kesehatan Ini Hadir Lebih dekat ke Masyarakat
-
Momen Haru Ibu Saksikan Putrinya Menikah Sebelum Akhirnya Meninggal Dunia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa