TANTRUM - Kurikulum sekolah maupun pola pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Didik anak sesuai dengan zamannya, kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di hadapan para kepala sekolah SMA swasta yang tergabung dalam Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jabar, di Aula SMAIT Nururrahman Depok, Jumat (5/8/2022).
Untuk itu Ridwan Kamil berharap agar para guru memanfaatkan disrupsi digital merevolusi cara berpikir dalam mengajar.
"Pendidikan itu harus beradaptasi. Jangan kurikulum zaman saya dipaksakan di era hari ini," ujar Ridwan Kamil.
Kang Emil, sapaan akrabnya menuturkan, saat ini Indonesia tengah diguncang tiga disrupsi, yaitu pandemi kesehatan, digital, dan global warming. Khusus untuk disrupsi digital, anak sekolah dituntut menguasai digital sebagai salah satu syarat mencetak generasi emas atau manusia unggul di tahun 2045.
"Saya yakin kalau dilakukan kita bisa sambut 2045 Indonesia negara adidaya di mana mayoritas perannya ada di pundak pikir para guru," kata Kang Emil.
Manusia unggul yang dimaksud Kang Emil selain menguasai digital, fisik mereka juga harus sehat, cerdas, berakhlak dan religius.
"Manusia unggul Jabar harus punya empat nilai, fisiknya sehat tidak boleh ada stunting, cerdas, berakhlak dan religius," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil menyampaikan terima kasih kepada SMA swasta di Jabar yang sudah berkontribusi melahirkan manusia unggul. Adapun saat ini jumlah SMA swasta di Jabar mencapai 1.700 sekolah. Terdiri dari 513 SMA negeri dan 1.187 sekolah swasta.
"Negara tidak sanggup mengurusi semuanya makanya perlu swasta karena itu saya haturkan terima kasih," ucapnya.
Baca Juga: Indonesia Juara Umum di ASEAN Para Games 2022, Menpora Pastikan Bonus untuk Para Atlet
Selain memberikan arahan kepada para kepala sekolah SMA swasta, di kesempatan itu Kang Emil juga melantik kepengurusan FKSS Jabar masa bakti 2022 -2026 yang kali ini kembali diketuai oleh Ade Hendriana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman