TANTRUM - Pesulap Merah kembali membuat kehebohan di ranah publik dengan mengatakan bahwa dirinya tidak mempercayai anak indigo.
Pria bernama asli Marcel Radhival tersebut diketahui juga tidak mempercayai ilmu yang biasa digunakan oleh praktisi pengobatan supranatural, salah satunya seperti Gus Samsudin.
Bahkan dirinya sampai dilaporkan ke polisi oleh Gus Samsudin karena menuduhnya melakukan penipuan karena membongkar semua trik-triknya.
Sang Pesulap Merah sendiri dikenal suka membongkar trik-trik sulap dari para pesulap dan trik supranatural yang dipakai oleh para praktisi pengobatan supranatural atau lebih sering dikenal sebagai dukun.
Ternyata selain suka membongkar trik-trik tersebut, Marcel juga tidak mempercayai yang namanya indigo.
Hal itu diungkapkannya dalam sebuah tayangan acara di salah satu stasiun televisi swasta yang cuplikan videonya diunggah ulang oleh akun gosip @pembasmi.kehaluan.reall pada baru-baru ini.
“Marshel, si pesulap merah mengaku tak percaya dengan indigo. Kalian percaya indigo nggk nih gaesss??” tulis keterangan dalam video yang diberitakan VIVA, dicuplik Sabtu, 6 Agustus 2022.
Dalam kesempatan tersebut dirinya pun dimintai tanggapan tentang seseorang yang dilabeli dengan ‘indigo’ oleh sang pembawa acara dalam tayangan tersebut dan menjawab bahwa ia tidak mempercayai itu.
“Terserah lah yang percaya ya percaya yang enggak ya enggak gitu. Saya engga (tidak percaya indigo),” ungkap Pesulap merah.
Baca Juga: Eunhyuk Tidak Akan Hadir di Konser Super Junior
Menurutnya, anak indigo itu adalah mereka yang diberi sebuah kelebihan seperti mengingat sesuatu hal yang banyak dengan cepat.
“Bagi saya indigo yang sebenarnya itu, mereka-mereka yang diberikan kelebihan lebih daripada orang pada umumnya kaya contohnya mengingat seratus nama cepat dalam waktu satu menit,” ungkapnya lagi.
“Atau ada juga keahlian-keahlian yang kaya ngeliat doang nih instingnya langsung main nih, keluar semua memori-memori tentang dia (orang yang dilihat). Ada beberapa yang seperti itu aslinya,” sambungnya.
Sontak hal tersebut pun menimbulkan berbagai reaksi dan respon dari para warganet yang melihatnya dengan meninggalkan komentar di kolom komentar yang tersedia.
“Marcel memandang semua dari kacamata logika dan pembuktian,” tulis komentar dari salah seorang warganet di kolom komentar.
“Gapercaya apalah indigo, intinya mereka cuman cari duit,” kata wraganet yang turut berkomentar.
“Alangkah baiknya saling menghargai ,karna kita hidup berdampingan dengan yg tidak terlihat,” kata warganet yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan