TANTRUM - Sayuran juga mengandung segudang nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, selain tentunya kaya serat.
Oleh karenanya, banyak pola makan sehat yang menganjurkan kita untuk selalu menambahkan sayuran ke dalam menu makanan sehari-hari.
Supaya kandungan nutrisinya tak banyak berkurang, orang suka mengolahnya seminim mungkin. Bahkan, tak sedikit pula yang mengonsumsinya dalam keadaan mentah.
Meski begitu, beberapa sayuran justru tak dianjurkan untuk dikonsumsi mentah-mentah, lho. Pasalnya, terdapat komponen tertentu di dalamnya yang bisa beracun dalam tubuh.
Dicuplik dari Kumparan, Minggu, 7 Agustus 2022, sayuran yang tak disarankan untuk dikonsumsi mentah dan bisa berisiko meracuni tubuh.
1. Kentang
Mengandung karbohidrat, kentang kerap dikonsumsi sebagai makanan utama. Bahan makanan ini juga cenderung fleksibel, bisa diolah menjadi berbagai jenis hidangan.
Namun, bila disantap dalam keadaan mentah, umbi ini bisa beracun dan berbahaya. Kentang mengandung karbohidrat yang sulit untuk dicerna, dan bisa menyebabkan masalah pencernaan; seperti perut kembung.
Apalagi, bila disimpan terlalu lama, akan muncul bercak-bercak hijau di permukaan kentang mentah. Bercak tersebut mengandung komponen bernama solanin yang beracun bagi tubuh.
Baca Juga: Konflik China - Taiwan, Produksi iPhone 14 Bisa Tertunda
2. Jamur
Jamur kaya akan nutrisi dan manfaat bagi kesehatan. Teksturnya yang kenyal juga membuatnya sangat nikmat untuk dijadikan pengganti daging. Hanya saja, jangan pernah menyantapnya dalam keadaan mentah.
Jamur yang belum dimasak dapat menyakiti sistem pencernaanmu. Selain itu, beberapa jenis jamur juga bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan, bahkan bisa meracuni tubuh.
3. Terung
Jangan sesekali mengonsumsi terung tanpa memasaknya terlebih dahulu. Sama seperti kentang, terung mengandung komponen solanin yang beracun.
Biasanya, senyawa tersebut paling banyak ditemukan pada terung muda. Untuk mencegahnya, selalu masak sayuran ungu ini terlebih dahulu sampai matang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon