/
Senin, 08 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kamis (4/8/2022). (IST)

TANTRUM - Sebanyak 9 gunung api meletus di Indonesia dalam kurun waktu Januari - Juni 2022. Diantaranya adalah Gunung Dempo, Merapi, Semeru, Anak Krakatau, Ili Lewotolok, Soputan, Karangetang, Ibu, dan Dukono.

Karakter letusan atau erupsi yang dikeluarkan gunung api tersebut eksplosif maupun efusif.  Dilaporkan juga terdapat 2 gunung api lainnya yang erupsinya disertai awan panas seperti Merapi dan Semeru, serta 3 gunung api yang aktivitasnya disertai guguran lava terjadi di Karangetan, Merapi dan Soputan. 

Menurut Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Hendra Gunawan, secara umum terdapat 15 gunung api di Indonesia berstatus waspada atau Level II.

"Dan ada 5 gunung dalam level siaga yaitu Anak Krakatau yang sedang erupsi seperti kita ketahui, Gunung Awu, Gunung Merapi juga masih erupsi, Gunung Semeru yang kadang - kadang masih erupsi dan Ili Lewotolok yang sudh beberapa bulan erupsi terus. Dan selebihnya (48 gunung api) dalam keadaan normal," ujar Hendra dicuplik dari YouTube Badan Geologi, ditulis Senin, 8 Agustus 2022.

Hendra mengatakan untuk Gunung Merapi dari lapora data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG),  gunung api itu masih mengalami erupsi dengan intensitas tinggi.

Rerata kejadian guguran 81 kali dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah Kali Bebeng dan terkadang disertai dengan awan panas guguran. Namun, dari hasil pemantauan jangka panjang, intensitas erupsi cenderung menurun.

"Dan sebagai tambahan, pada tanggal 28 Juli 2022, tingkat  aktivitas Gunung Raung yang berada di Provinsi Jawa Timur naik dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada)," kata Hendra.

Selain pemantauan gunung api, Hendra menyebutkan otoritasnya telah dilakukan 13 kegiatan tanggap darurat, pemetaan 1 peta kawasan rawan bencana (KRB) gunung api, pemetaan 2 peta geologi gunung api, dan 2 revisi peta KRB gunung api. 

Terdapat 33 rekomendasi yang telah diterbitkan terkait aktivitas gunung api di atas normal, 307 peringatan jalur penerbangan akibat aktivitas vulaknik (VONA), 2 instalasi peralatan pemantauan gunung api, dan 3 optimalisasi peralatan pemantauan gunung api.

Baca Juga: Positif Covid-19, Kang Ki Young Tak Ikut Liburan Bareng Pemain Extraordinary Attorney Woo ke Bali

"BPPTKG sebagai salah satu UPT di bawah PVMBG telah melakukan 4 kegiatan tanggap darurat, 55 pelatihan mitigasi, 22 layanan data, informasi dan analisis laboratorium, mengeluarkan 5 rekomendasi dan 2 sistem teknologi informasi kebencanaan," tambah Hendra.

Lokasi kegiatan tanggap darurat erupsi gunung api oleh BPPTKG dilakukan di Gunung Sinabung - Sumatra, Gunung Anak Krakatau - Lampung , Gunung Merapi - DIY, Gunung Semeru - Jawa Timur, Gunung Ili Lewotolok - NTT, Gunung Awu - Sulawesi Utara dan Gunung Ibu - Maluku Utara. 

Load More