/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:49 WIB
Pengisian bahan bakar (SPBU) Pertamina.

Maklum jika nilai subsidi bengkak, pasalnya harga BBM Pertalite dan Solar Subsidi itu jauh di bawah harga keekonomian di pasar internasional.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati membeberkan bahwa saat ini, setiap liter BBM Solar disubsidi Rp 12.000-an per liter. Sementara, harga Pertalite disubsidi hampir Rp 10.000-an.

"Sekarang bagaimana masyarakat harus mengendalikan konsumsi BBM-nya. Setiap liter solar disubsidi Rp 12.000, Pertalite disubsidi hampir Rp 10.000," terang Nicke dalam Acara Satu Tahun Alihkelola WK Rokan, Senin (8/8/2022).

Untuk menekan bengkaknya nilai subsidi itu, Nicke mengatakan, salah satu caranya dengan melakukan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar Subsidi kepada yang berhak.

Nicke mengatakan, pengendalian konsumsi BBM subsidi dilakukan melalui pendaftaran kendaraan melalui MyPertamina. 

Nantinya, sesuai dengan kriteria yang ditentukan BBM subsidi ini hanya untuk mereka yang tidak mampu dan usaha-usaha kecil. 

"Kita semua tahu situasi sangat sulit, di seluruh dunia tidak ada yang tidak kesulitan. Kita memang tidak krisis enegri tapi semua ada batasnya," tandas Nicke.

Load More