TANTRUM - Anggota Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung secara bertahap akan mendapatkan kartu anggota yang berfungsi sebagai kartu ATM. Ini hasil kerja sama KPJ Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, dan bank bjb.
Bentuk kerja sama yang dilakukan yaitu menjadikan kartu tanda anggota KPJ Kota Bandung yang juga dapat berfungsi sebagai ATM bjb.
Inovasi ini juga sebagai bentuk kerja sama KPJ Kota Bandung dengan bank bjb untuk mengembangkan digital banking serta meningkatkan pemahaman investasi juga pentingnya menabung di kalangan seniman.
"Ini memberikan pemahaman kepada teman-teman juga mendukung program digitalisasi yang sifatnya edukasi. Ini juga sebagai gerakan jalanan menabung memberikan edukasi untuk lebih baik dan meningkat dalam profesi musisi," tutur Ketua KPJ Bandung Raya, Cepi Suhendar usai menerima kartu anggota secara simbolis di Balai Kota Bandung, Rabu (17/8).
Saat ini ada sebanyak 450 anggota KPJ. Mereka akan diberikan kartu anggota yang juga berfungsi sebagai ATM secara bertahap.
"KTA (Kartu Tanda Anggota) ini menjadi acuan sebagai bentuk kurasi kita. Jadi tidak semua anggota dapatkan ini, ada syarat. Skill juga kompetensi harus mumpuni," ujarnya.
Perjalanan panjang memang telah dilalui oleh para anggota KPJ untuk menghadirkan inovasi tersebut.
"Ini perjalanan panjang dua tahun berjalan, waktu itu kadisnya (Kepala Dinas) Ibu Kenny dan Kabidnya (Kepala Bidang) pak Irwan," ujarnya.
Inovasi tersebut sebagai gagasan para anggota KPJ yang tujuannya bagian dari kota sebagai manusia pariwisata membantu juga eksistensi Kota Bandung.
Baca Juga: 5 Fakta Deolipa Yumara Laporkan Kuasa Hukum Baru Bharada E, Terkait Pencemaran Nama Baik
"Kita gagas ini waktu Covid-19 dua tahun lalu. Kita sebagai manusia pariwisata, ini goals-nya," tuturnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah berupaya membantu hadirnya inovasi bagi para anggota KPJ.
Menurutnya, banyak manfaat yang bakal diperoleh anggota KPJ. Salah satunya, ketika sedang bermain di cafe, anggota KPJ bisa memanfaatkannya menggunakan QRIS.
Rencananya pembagian kartu tersebut akan dilakukan secara serentak pada HUT KPJ pada 10-11 September mendatang.
"Sebetulnya bertahap, tapi ini akan di launching serentak pada HUT KPJ tanggal 10-11 September," bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan mengatakan, inovasi ini sebagai bentuk dukungan kepada KPJ, yaitu gerakan KPJ menabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah