TANTRUM - Hal terbaik yang bisa dilakukan ketika merasa ingin buang angin alias kentut yaitu sesederhana dengan mengeluarkannya.
Mungkin suara kentut akan terdengar berisik atau bahkan berbau tak sedap, tetapi itu adalah salah satu fungsi tubuh yang harus dinormalisasi dicuplik dari Halodoc, Sabtu, 20 Agustus 2022.
Dapat dipastikan seluruh orang tidak bisa menghilangkan kentut atau flatus. Namun, jika ingin mengurangi jumlah kentut yang dihasilkan tubuh, bisa mencoba beberapa hal berikut ini.
1. Menghindari Pemicunya
Langkah pertama untuk mengurangi gas adalah mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Menghindari makanan penyebab gas selama beberapa minggu mungkin bisa membantu.
Dapat mulai dengan menghilangkan bawang putih, apel, mangga, plum, kembang kol, dan sebagian besar produk yang mengandung gluten.
2. Hindari Rokok dan Permen Karet
Kebiasaan yang mengharuskan membuka mulut berulang kali, seperti mengunyah permen karet dan merokok dapat menyebabkan masuknya udara yang berujung pada peningkatan gas.
Semakin banyak gas yang masuk ke tubuh, semakin sering pula akan membuangnya.
Baca Juga: Waduh! CDC Kaitkan Wabah E.coli Misterius dengan Sandwich dan Burger di Wendy's
3. Makan dengan Porsi Kecil
Makanan besar dan berat dapat menyebabkan peningkatan jumlah gas yang dibuat pada satu waktu.
Jadi, bisa makan dengan porsi kecil sepanjang hari untuk mengurangi produksi gas yang dihasilkan oleh tubuh.
4. Jalan Kaki Setelah Makan
Olahraga dapat membantu mempercepat kerja pencernaan dan menjaga prosesnya tetap optimal.
Berjalan-jalan setelah makan malam dapat membantu mengurangi gas dan kembung, sekaligus memberi kesempatan untuk melepaskannya secara diam-diam di luar ruangan.
Itu tadi bagaimana tips supaya kentut tidak menjadi suatu hal yang mengganggu. Jika mengalami masalah pada tubuh akibat terlalu sering menahan kentut, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!