Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC mengaitkan wabah E.coli misterius dengan selada romaine di sandwich Wendy's.
Mengutip Insider, Sabtu (20/8/2022) banyak orang terinfeksi E.coli di Ohio, Michigan dan Pennsylvania setelah seminggu usai makan di restoran Wendy's.
Infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli) adalah infeksi yang dapat terjadi akibat air atau makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut, terutama sayuran mentah dan daging yang tidak matang. Bakteri E. coli sebenarnya adalah bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan.
CDC menemukan tidak kurang dari 37 orang jatuh sakit karena terinfeksi wabah E.coli hingga Jumat, 19 Agustus 2022, dan terus memperbarui jumlah kasus sejak dilaporkan.
Meski begitu, hingga kini CDC belum mengonfirmasi kebenaran makanan atau restoran tertentu sebagai sumber, tapi bukti menunjukan selada romaine disajikan di atas burger dan sandwich Wendy's.
Hasilnya petugas meminta mengeluarkan selada di sandwich Wendy's di lokasi wilayah terdampak.
Adapun dari 26 pasien yang melaporkan CDC, 22 di antaranya melaporkan sudah makan di restoran Wendy's dalam periode seminggu sebelum jatuh sakit.
Sebagian besar pasien juga memesan burger atau sandwich, sedangkan selada terkandung dalam kedua makanan itu. Sehingga selada jadi makanan paling umum untuk orang yang jatuh sakit.
Sementara itu, karena penyakit ini 10 orang telah dirawat di rumah sakit dengan kondisi kram perut parah, diare dan muntah akibat E.coli sejak wabah dimulai pada 26 Juli lalu.
Baca Juga: Viral Sandwich ala India, Publik Salfok dengan Topping Melimpah yang Diberikan
Tapi tidak semua orang mengalami gejala E.coli mencari perawatan medis, dan banyak yang berpotensi menjadi kasus karena masih dalam tahap penyelidikan.
Hasilnya Firma Hukum Marler Clara mewakili beberapa orang yang sakit di Ohio, dengan total 116 kasus E.coli terdiri dari 18 kasus di Ohio dan 98 kasus di Michigan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia