TANTRUM - Pasien diabetes yang kadar gulanya sangat tinggi bisa mengalami luka pada kaki yang sulit sembuh atau disebut juga kaki diabetes.
Selain itu, ada lagi komplikasi diabetes yang menyerang kaki yaitu kaki Charcot (Charcot’s foot). Kondisi ini bisa melemahkan sendi dan tulang kaki hingga menyebabkan perubahan bentuk.
Charcot arthropathy yang lebih familiar dikenal sebagai kaki Charcot adalah kerusakan struktur tulang dan sendi kaki. Kondisi ini bisa memengaruhi area lutut hingga pergelangan kaki.
Ini biasanya disebabkan kondisi neuropati diabetik (gangguan saraf) pada penyandang diabetes.
Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD di laman Hello Sehat, dicuplik Jumat, 25 Agustus 2022, hal tersebut disebutkan dalam penelitian dari Journal of clinical & translational endocrinology (2020): hilangnya sensasi pada kaki disebabkan oleh kerusakan saraf yang disebut neuropati perifer.
Kadar gula darah yang terlalu tinggi jika dibiarkan lama-kelamaan akan menghambat aliran darah ke jaringan saraf. Sel-sel saraf tidak lagi mendapatkan pasokan oksigen dan zat gizi yang cukup.
Kerja saraf yang terganggu bisa menurunkan kepekaan pasien diabetes terhadap sensasi, seperti sentuhan, suhu panas, dan rasa sakit, yang diterima jaringan saraf yang terdampak.
Itu sebabnya pasien diabetes terkadang tidak peka terhadap rangsangan di kulit kaki atau mengalami mati rasa.
Jika kadar gula darah dibiarkan tidak terkendali, lambat laun kondisi neuropati diabetik akan memengaruhi tulang kaki.
Baca Juga: Sore Ini Anies akan Buka Festival Batavia Kota Tua dan Resmikan Revitalisasi Kota Tua
Saat ini terjadi, tulang kaki akan melemah sehingga sangat rentan mengalami patah tulang dan dislokasi (posisi tulang bergeser).
Kondisi tulang kaki yang kian melemah bisa membuat sendi kaki gampang terkilir, kemudian mengubah bentuk kaki.
Alhasil, kaki pasien diabetes jadi terlihat melengkung ke bawah atau disebut rocker-bottom foot.
Meski sebagian besar kondisi kaki Charcot lebih banyak dialami oleh pengidap diabetes, beberapa hal ini turut mengakibatkan kerusakan saraf pada kaki:
- penyalahgunaan dan ketergantungan alkohol serta obat-obatan terlarang,
- cedera saraf tulang belakang,
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?