TANTRUM - Jawa Barat diklaim oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum merupakan provinsi yang toleran.
Dengan jumlah penduduk nyaris 50 juta jiwa dan beragam, kondusivitas Jabar tetap terjaga dan masyarakatnya terkenal ramah.
Untuk itu semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong harus tetap dijaga erat sebuat Ulum, saat bertemu dengan Tokoh Masyarakat Sukabumi di Pendopo Kota Sukabumi, Jumat (26/8/2022).
"Tuhan menciptakan manusia bermacam-macam, termasuk kesukaannya berbeda. Tapi kita siap beda, kita siap bersatu," kata Ulum, ditulis 27 Agustus 2022.
Menurut Ulum, banyak perantau yang berkarier di Jabar dengan budaya dan kepercayaan berbeda. Situasi tersebut justru menambah khazanah Jawa Barat.
"Di Jawa Barat, mau usaha silakan, mau berpolitik silakan. Oleh karena itu, Jawa Barat toleran," ucapnya. "Siap beda untuk bersatu. Itulah kebersamaan. Kita siap beda, maka kebersamaan terjalin," imbuhnya.
Selain itu, kata Ulum, rasa nasionalisme juga harus terus digelorakan. Ia juga mengajak Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Sukabumi untuk terus menebarkan semangat nasionalisme dan kebangsaan kepada masyarakat.
"Sampaikan nilai-nilai kebangsaan patrotisme oleh para tokoh-tokoh. Kuatkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, sebagai anugerah dari Allah SWT," ucapnya.
"Kita harus menguatkan dasar negara Pancasila sebagai kesepakatan bersama, berbagai macam komunitas masyarakat disatukan Pancasila," tambahnya.
Baca Juga: 7 Pantai Bengkulu Tidak Jauh dari Pusat Kota, Indah dan Bersih
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental
-
Dunia Milik Siapa? Bedah Rahasia Penguasa Bareng Noam Chomsky
-
Azizah Salsha Tanggapi Permintaan Maaf Bigmo, Proses Hukum Dibatalkan?
-
Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat
-
Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa
-
Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
-
7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal
-
Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!