TANTRUM - Band NOAH meluncurkan video klip "Kota Mati" yang menjadi bagian dari rangkaian menuju konser "DekadeXperience", perayaan 10 tahun NOAH yang akan digelar pada 17 September di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Ariel menjanjikan penggemar akan dihibur dengan konsep yang segar, termasuk jumlah lagu yang disiapkan dengan membawakan maksimal 30 lagu.
Dalam vidio klip teranyar nanti, Band NOAH memakai teknologi "deep fake" saat membuat video klip "Kota Mati", video yang ditujukan sebagai prekuel dari video "Tak Ada Yang Abadi".
Band beranggotakan Ariel, Lukman dan David mengatakan lagu tersebut masuk ke dalam album "Hari Yang Cerah" (2022).
Teknologi "deep fake" dipakai untuk menghadirkan kesan serupa seperti era "Tak Ada Yang Abadi", sehingga Ariel bisa terlihat seperti bertahun-tahun lalu.
"Teknologi yang dipakai adalah 'deep fake', 'mesh tracking, XR virtual production. Butuh beragam teknologi untuk mendapatkan kesan di era tersebut," kata sutradara video klip Upie Guava dalam video yang diputar di konferensi pers, Jakarta, Senin.
Video klip dari lagu ini dibintangi oleh aktris Ladya Cheryl, dia menjadi gadis yang jadi penggemar berat Ariel Peterpan dan punya dunia imajiner, sebuah kota kosong yang hanya berisi dirinya dan Ariel.
Ladya digambarkan selalu menonton konser di baris terdepan dan merasa seperti punya keterikatan batin dengan Ariel. Sepanjang konser, dia merasa selalu ditatap Ariel. Namun, Ladya kecewa ketika menghadapi "dunia nyata" di mana Ariel yang asli tak megnenalinya.
Kekecewaan itu memicu dia kembali ke dunia imajiner. Ariel imajiner membisikkan sesuatu kepadanya, dia pun "menyingkirkan" semua manusia nyata, termasuk Ariel yang asli, agar ia bisa berbahagia bersama sang idola imajiner selamanya.
Baca Juga: Besaran Bansos Karena BBM Bersubsidi Naik
Ladya Cheryl, yang berdomisili di Amerika Serikat, bisa berpartisipasi lewat teknologi "mesh tracking" yang dipakai oleh sang sutradara. Upie mencari pemeran pengganti, lalu mengubah wajahnya dengan ekspresi dari Ladya menggunakan perangkat virtual.
"Kota Mati" adalah lagu yang dirilis pada 2008 dan kali ini diangkat lagi karena NOAH ingin mencari lagu yang belum memiliki video klip.
"Diproduksi lagi murni karena saat proyek rekam ulang lagu Peterpan, kalau bikin video klip kemi putuskan harus lagu yang belum punya video klipnya," kata Ariel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026