TANTRUM - Meski ada di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Mahfud MD tetap bersuara lantang tentang kasus korupsi. Menko Polhukam ini membandingan angka kejahatan korusi dengan di zaman Presiden Suharto.
Mahfud MD mengatakan, angka korupsi saat ini lebih banyak dibandungkan zaman dulu di rezim Suharto.
Menurut Magfud MD, perilaku korupsi yang dilakukan pejabat antara masa orde baru (orba) dan saat ini jauh berbeda.
Mahfud mengutip pernyataan mantan menteri era Suharto, Sarwono Kusumaatmadja, yang mengatakan pada masa Orde Baru, semua keuangan negara diatur Presiden Suharto.
Pada rezim Suharto, pejabat-pejabat lain di bawahnya tidak berani melakukan korupsi.
Menurut Mahfud MD, yang dapat melakukan korupsi hanya presiden Soeharto sendiri yang kemduian mengatur keuangan negara. "Yang ngatur korupsi itu pak Harto,” kata Mahfud MD.
Mahfud mengatakan partai Golkar sendiri diatur oleh Soeharto.
“Golkar pun yang besar itu uangnya diatur oleh pak Harto," kata Mahfud, dilansir dari video TikTok @helen_georgia, Sabtu (3/8/2022).
Ia menyebut, pada zaman rezim Orde Baru, tidak ada anggota DPR korupsi, menteri menjadi garong uang rakyat.
Baca Juga: Bisnis Hunian Vertikal di Bekasi Semakin Semarak
"Tidak ada DPR korupsi, tidak ada Menteri Korupsi. Menteri dan DPR waktu itu boleh gagah-gahan jadi pejabat, tapi tidak bisa korupsi," paparnya.
Saat ini, kata Mahfud MD, semua lini bisa melakukan korupsi. "Menteri, dirjen, gubernur, bupati, DPR, hakim, dan jaksa semuanya korupsi," ungkapnya.
Karena itulah secara tegas dan jelas, Mahfud MD mengatakan korupsi saat ini jauh lebih parah.
"Jauh lebih parah sekarang," pungkasnya.
Video itu mendapat beragam tanggapan dari warganet. Di antaranya ada yang mengatakan, "Mantaapp… betul banget Pak," kata akun @****bi. (Kontributor: Sakti Chiyarul Umam/SuaraSurakarta.id)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kasus Pembunuhan Kacab Bank, 3 Oknum TNI Ajukan Eksepsi di Pengadilan Militer Hari Ini
-
5 Serum Lokal untuk Mencerahkan Wajah, Bye-Bye Kulit Kusam dan Noda Hitam
-
Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi di Semarang, Ini 5 Fakta Mengejutkannya
-
Rayakan 1 Miliar Download, eFootball Hadirkan Mode Ikonis dan Pemain Legendaris
-
Shindy Samuel Ditalak Tiga, Terpuruk Dikatain 'Badak' oleh Suami
-
Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang