/
Selasa, 06 September 2022 | 08:03 WIB
Wanita muda berolahraga. (Silvia from Pixabay)

Kedua manfaat ini dapat mencegah kegemukan (overweight) atau obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes.

Selain berolahraga, Anda bisa memperbanyak aktivitas fisik melalui kegiatan harian.

Beberapa kegiatan yang paling sederhana yaitu membersihkan rumah, berkebun, atau memilih berjalan kaki saat bepergian jika memang cukup terjangkau.

2. Ikuti pola yang makan sehat

Makanan amat berkaitan dengan kadar gula darah. Pola makan sehat dan teratur akan membantu menjaga gula darah tetap normal.

Pilihlah makanan dengan gizi lengkap dan seimbang, yaitu mengandung protein, serat, vitamin, mineral, dan karbohidrat.

Sebaliknya, batasi atau hindari makanan yang banyak mengandung gula, lemak jenuh, dan lemak trans.

Asupan gula dan lemak yang berlebihan bisa menyebabkan obesitas dan peradangan, dua faktor penting yang meningkatkan risiko diabetes.

3. Kelola stres dengan baik

Baca Juga: Berapa Kadar Gula Darah yang Normal? Kandungan di Tubuh akan Mengindikasikan Prediabetes atau Diabetes

Dokter dan para ahli kesehatan menganjurkan setiap orang yang ingin menjaga kadar gula darahnya tetap normal untuk mengelola stres dengan baik.

Pasalnya, hormon stres seperti adrenalin dan kortisol bisa meningkatkan gula darah.

Stres berkepanjangan dapat menguras energi dan tenaga sehingga Anda jadi lebih jarang beraktivitas.

Selain itu, stres bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh. Keduanya lagi-lagi meningkatkan risiko penyakit diabetes.

4. Rutin mengecek gula darah bagi pasien diabetes

Pemeriksaan gula darah sangat penting bagi pasien diabetes.

Load More