/
Selasa, 06 September 2022 | 05:52 WIB
Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (suara.com)

TANTRUM - Gula darah merupakan molekul gula sederhana alias glukosa yang menjadi sumber energi utama untuk setiap sel dan jaringan tubuh.

Glukosa dihasilkan dari proses pencernaan makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, roti, kentang, buah-buahan, dan camilan yang mengandung gula.

Setelah karbohidrat dipecah menjadi glukosa, molekul gula ini akan dialirkan dalam darah untuk diproses menjadi energi bagi sel-sel tubuh.

Namun, sel tubuh tidak dapat langsung mengubah glukosa menjadi energi. Dalam proses ini, Anda membutuhkan peran insulin.

Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD dicuplik dari laman Hello Sehat, Selasa, 6 September 2022, insulin merupakan hormon dari pankreas yang membantu penyerapan glukosa oleh sel tubuh. Hormon ini dilepaskan saat gula darah meningkat.

Fungsi insulin adalah untuk menjaga agar gula darah tetap dalam rentang normal, tidak terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia).

Adanya gangguan insulin bisa membuat tubuh sulit menjaga kadar gula dalam darah tetap normal. Jika dibiarkan, hal ini bisa berujung menjadi penyebab diabetes.

Berikut ini merupakan kisaran kadar gula darah yang normal dalam satuan miligram per desiliter (mg/dL).

- Gula darah puasa (setelah tidak makan selama 8 jam): 70-99 mg/dL.
- Satu sampai dua jam setelah makan: kurang dari 140 mg/dL.
- Gula darah sewaktu: kurang dari 200 mg/dL.
- Gula darah sebelum tidur: 100-140 mg/dL.
- Kadar gula darah di atas rentang tersebut mengindikasikan prediabetes atau diabetes.

Baca Juga: Buntut Suharso Monoarfa Dicopot Dari Ketum PPP, Koalisi Indonesia Bersatu Terancam Pecah?

Prediabetes merupakan kondisi saat gula darah lebih tinggi dari normal, tapi belum tergolong sebagai diabetes.

Seseorang dapat dikatakan memiliki gula darah tinggi jika gula darah sewaktunya lebih dari 200 mg/dL, atau 11 milimol per liter (mmol/L).

Sementara itu, seseorang disebut memiliki gula darah rendah jika kadarnya turun drastis di bawah 70 mg/dL.

Mengalami salah satu dari kondisi tersebut menandakan bahwa kadar glukosa darah Anda sudah tidak lagi normal.

Kadar gula darah bisa naik-turun, tergantung dengan pola makan, aktivitas fisik sehari-hari, efek samping obat, dan faktor-faktor lainnya.

Pada umumnya, perubahan kadar gula darah sewaktu-waktu masih termasuk wajar jika angkanya tidak berubah sangat drastis dalam waktu cepat.

Load More