TANTRUM - Kisah viral pria kekar berotot kena diabetes jadi sorotan di media sosial. Seorang pria berusia 29 tahun dari Bandung bernama Kurnia Bijaksana mengidap diabetes hingga sempat koma.
Meski tangannya berotot namun kenyataannya dia mengaku dalam beberapa bulan lalu gaya hidupnya sedikit lalai.
Alih-alih menggemari makanan manis, Kurnia aktif bergerak, rajin nge-gym, dan tidak begitu menyukai kudapan manis.
"Saya awal Juli lalu literally hampir mati. Gula darah 667, kena DBD juga, trombosit 20 ribu, darah sudah asam sampai koma, dokter sempat marah-marah ke perawat karena sudah hampir telat penanganannya," ujar Kurnia dalam unggahannya lewat akun @mkbijaksana dicuplik dari CNN, Sabtu, 27 Agustus 2022.
Memang sepanjang kuliah ia gemar berolahraga nge-gym, bahkan beberapa kali mengikuti klub bela diri.
Tapi setahun terakhir, ia menjalani sistem kerja Work from Home (WFH) sehingga jarang berolahraga, pola makan tidak teratur, dan rentan stres.
"Sejak WFH saya sangat sedikit bergerak (kecuali hari saat nge-gym, itu paling dua minggu sekali), lalu memang saya gak terlalu suka yang manis, tapi asupan karbohidrat yang lain, seperti nasi, mie, dan lain-lain masih sama banyaknya seperti jaman saat saya aktif," jelasnya .
"Ditambah mungkin puncaknya pas saya persiapan nikah di awal 2022 lalu. Itu saat saya lagi sibuk banget, ngurus kerjaan, bolak balik luar kota, belum mengurus persiapan nikah, belum stresnya," imbuhnya soal kisah viral pria berotot kena diabetes.
"Puncaknya mungkin Juni lalu pas ke Bali. Ngurus kerjaan tapi sambil road trip. Road trip (bikin) sering ngopi kemasan yang manis. Ditambah Bali panas banget (dibanding Bandung). Haus terus tuh, sama minum manis banyak banget. Akhirnya terseranglah gula darahnya," imbuh Kurnia.
Baca Juga: Putri Candrawathi Bersikukuh Jadi Korban Asusila
Kurnia menjelaskan, pada Juli kemarin, berat badannya tiba-tiba turun 7 kg dalam seminggu. Ia sering lemas, angkat beban di gym berkurang drastis, sembari terus-terusan haus.
Suatu hari ia muntah banyak padahal tidak makan, sampai akhirnya ia diboyong ke IGD. Setelah dipeiriksa, kadar gula darahnya mencapai lebih dari 500. Setelah itu, Kurnia mengalami koma.
Hal inilah yang membuat dia akhirnya kurang aktif bergerak dan tak memerhatikan gaya hidupnya.
Namun sadar bahwa dia harus kembali mengubah gaya hidupnya jadi lebih aktif dan sehat, Kurnia menjalani hari-harinya dengan rajin berolahraga.
Ia meyakini, kunci dari penanganan diabetes adalah otot dan gerakan., sembari mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat berlebih.
"Kondisi sekarang untuk gula darah saya pantau terus. Gula darah puasa saya sudah di range normal kalau dites random (di bawah 100). Gula darah habis makan saya kadang masih tinggi. Ini tergantung makanan, saya masih experimen makanan pengaruhnya apa."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana