TANTRUM - Setiap negara memiliki kepercayaan tersendiri tentang hal-hal yang menyeramkan seperti kisah urban legend atau hantu.
Perbedaan adat dan budaya menyebabkan kisah-kisah menyeramkan yang menyebar dan dipercaya oleh masyarakat juga berbeda di setiap negara, bahkan negara yang berdekatan sekalipun.
Seperti Indonesia dan Jepang. Meskipun memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia, tetapi Jepang memiliki kepercayaannya sendiri tentang hantu.
Beberapa hantu Jepang mungkin tampak mirip dengan hantu Indonesia, tetapi ketika diperhatikan, mereka memiliki perbedaan yang cukup jelas.
Berikut ini adalah beberapa perbedaan hantu Indonesia dengan hantu Jepang dicuplik dari Japanese Station, Kamis, 8 September 2022.
1. Suster Ngesot dan Teke-Teke
Kisah mengenai hantu suster ngesot sebenarnya terbilang sebagai cerita hantu yang cukup baru dan memiliki beberapa versi cerita.
Hantu suster ini berasal dari salah satu rumah sakit di Jakarta, tapi ada juga yang mengatakan bahwa hantu ini berasal dari sebuah panti jompo di Jawa Barat dalam versi cerita lain.
Menurut ceritanya, seorang suster cantik diperkosa dan dibunuh oleh seorang dokter di rumah sakit tempat mereka bekerja. Kakinya dipotong dan dia dikuburkan di ruangan laboratorium.
Baca Juga: Berbasis Nanoteknologi, Tato Pemantau Kesehatan Sedang Dikembangkan
Meninggal dengan cara tidak wajar, arwah suster tersebut bergentanyangan di sekitar rumah sakit sambil menyeret kakinya yang rusak.
Jepang juga memiliki hantu yang mirip dengan suster ngesot, yaitu teke-teke, namun tentunya memiliki cerita yang berbeda.
Pada suatu malam, seorang wanita muda diserang dan kemudian dibiarkan terluka oleh sekelompok pria di jalanan.
Ketika dia merangkak untuk meminta bantuan, dia terjatuh di atas jalur kereta. Akhirnya, kereta datang dan membunuhnya, memotong tubuhnya menjadi dua.
Tidak dapat menahan dendam, hantu gadis tersebut bergentayangan. Bedanya dengan suster ngesot, teke-teke sama sekali tidak memiliki kaki dan menggunakan kedua tangannya untuk berjalan. Nama “teke-teke” sendiri diambil dari suara yang hantu ini buat saat berjalan.
2. Kuntilanak, Sadako, dan Ubume
Tag
Berita Terkait
-
Tunggu di April 2023! Season Kedua Anime Ancient Magus' Bride Rilis
-
Ada Apa dengan Produk ABC? Singapura Tarik Peredaran Saus Sambal Ayam Goreng dan Kecap Manis
-
Pencipta Game River City Ransom Meninggal Dunia, Mitsuhiro Yoshida Tutup Usia Akhir Agustus 2022
-
Cari Barang Murah Produk Jepang? Ada Toko Bernama Daiso Menyediakannya
-
Fix Tempatnya di Tokyo Tahun Depan, Pameran Resmi Jurassic World Dibuka
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Dramatis dan Emosional, NMIXX Ungkap Misteri Cinta Unik di Lagu Crescendo
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal