Kuntilanak adalah salah satu hantu yang paling populer di Indonesia. Menurut beberapa sumber, asal usul kuntilanak adalah seorang wanita yang meninggal saat melahirkan.
Itulah mengapa saat bergentayangan kuntilanak suka mengganggu anak kecil, wanita hamil, atau wanita yang baru saja melahirkan.
Namun saat ini hampir semua sosok hantu wanita disebut sebagai kuntilanak oleh orang-orang. Sekilas, sosok kuntilanak tampak mirip dengan sadako, hantu wanita yang sangat populer di Jepang.
Namun sadako memiliki latar belakang yang berbeda, lebih rumit daripada kelihatannya. Dia dibuang dan dibiarkan mati di dalam sumur. Arwahnya yang dendam kemudian meneror orang-orang melalui sebuah rekaman video dan TV.
Jika dilihat dari latar belakangnya, kuntilanak sebenarnya lebih mirip dengan ubume. Ubume adalah hantu Jepang dengan kisah tragis, yaitu seorang wanita yang meninggal saat melahirkan.
Bedanya dengan kuntilanak, ubume tidak mengganggu anak-anak maupun wanita hamil. Arwahnya bergentayangan karena dia khawatir dengan anak-anaknya yang ditinggalkan.
Wujudnya juga berbeda, biasanya digambarkan menggendong bayi, dan dia akan memberikan bayinya kepada pejalan kaki yang lewat dan kemudian menghilang.
Begitu melihat bayi itu, ternyata itu hanyalah sebongkah batu besar atau seikat daun. Terkadang ubume juga digambarkan sebagai wanita mengerikan dengan koshimaki (pakaian musim panas Jepang) bernoda darah yang membawa janin mati.
3. Pocong dan Zombie?
Baca Juga: Berbasis Nanoteknologi, Tato Pemantau Kesehatan Sedang Dikembangkan
Bisa dibilang pocong adalah hantu yang paling seram dan paling ditakuti orang Indonesia. Ada banyak versi soal dari mana pocong muncul pertama kali.
Namun, mayoritas masyarakat percaya, pocong merupakan hantu yang bangkit dari kubur setelah kematiannya karena lupa dibuka tali pocongnya saat hendak dikubur.
Bisa dibilang, pocong mirip seperti sosok zombie yang bangkit dari kematian. Tapi, tahukah kamu? Jenis hantu seperti mayat hidup adalah sesuatu yang tidak mungkin di Jepang, bahkan orang-orang Jepang menganggapnya lucu. Kenapa?
Secara historis, penggambaran hantu di Jepang menangkap imajinasi dan ketakutan orang-orang yang jauh lebih menyeramkan daripada mayat hidup.
Ada beberapa alasan untuk hal ini. Salah satunya, orang Jepang secara tradisional mengkremasi orang mati.
Karena itu, citra mayat hidup yang bangkit dari kubur tidak hanya tidak logis secara budaya, tetapi juga sangat tidak mungkin untuk digambarkan secara realistis di Jepang.
Tag
Berita Terkait
-
Tunggu di April 2023! Season Kedua Anime Ancient Magus' Bride Rilis
-
Ada Apa dengan Produk ABC? Singapura Tarik Peredaran Saus Sambal Ayam Goreng dan Kecap Manis
-
Pencipta Game River City Ransom Meninggal Dunia, Mitsuhiro Yoshida Tutup Usia Akhir Agustus 2022
-
Cari Barang Murah Produk Jepang? Ada Toko Bernama Daiso Menyediakannya
-
Fix Tempatnya di Tokyo Tahun Depan, Pameran Resmi Jurassic World Dibuka
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Pemprov Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544
-
KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya
-
KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?
-
Perjuangan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 Diangkat ke Film Dokumenter, Tayang Juni
-
Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan
-
Self-Service Bukan Cuma Soal Teknologi, Tapi Cara Melatih Mental Jadi Main Character yang Mandiri
-
Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini
-
Jawab Wacana Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Semua Berhak Selamat
-
Novel Lampuki: Tragedi Kemanusiaan yang Menghujam Desa Lampuki