TANTRUM - Penelitian menunjukkan makanan yang mengejutkan dapat membantu mengontrol kadar gua darah adalah cokelat.
Lembut dan manis, cokelat adalah camilan favorit yang tidak pernah disimpan terlalu lama di lemari.
Sementara sebagian besar cokelat biasanya dikemas dengan gula, ada pengecualian untuk setiap aturan.
Menurut penelitian di jurnal Nutrition and Metabolic Insights, dicuplik dari Viva, Jumat, 9 September 2022, jenis zat gelap tertentu bisa ampuh untuk menjinakkan kadar gula darah tinggi.
Penelitian tersebut menjelaskan bahwa gula darah tinggi postprandial dikaitkan dengan komplikasi pada pasien diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Studi ini menemukan bahwa suguhan bebas gula menyebabkan glukosa darah lebih rendah dibandingkan dengan cokelat hitam konvensional selama ini.
Sementara penelitian ini tampaknya menjanjikan, para peneliti menambahkan bahwa efek jangka panjang pada kontrol glukosa "masih harus ditentukan".
Alasan lain mengapa cokelat bermanfaat bagi penderita diabetes adalah kandungan magnesiumnya yang tinggi.
National Institutes of Health menjelaskan bahwa kadar glukosa darah tinggi serta diabetes telah dikaitkan dengan kekurangan mikronutrien, termasuk kekurangan magnesium.
Baca Juga: 19 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan
Selanjutnya, portal kesehatan menunjukkan bahwa magnesium juga telah terbukti menurunkan kadar gula darah dan bahkan mengurangi risiko diabetest, demikian dilansir dari Express.
Dan ini bukan satu-satunya ahli yang menggemakan temuan ini. Sebuah studi, yang diterbitkan dalam Journal of Community Hospital Internal Medicine Perspectives, juga menunjukkan bahwa cokelat hitam dapat membantu mencegah diabetes tipe 2.
Penelitian tersebut menyatakan: “Secara keseluruhan, bukti dari studi ini menunjukkan bahwa kakao mungkin berguna dalam memperlambat perkembangan diabetes tipe 2 dan memperbaiki resistensi insulin pada sindrom metabolik."
“Ada mekanisme yang masuk akal untuk efek antioksidan polifenol kakao untuk secara langsung mempengaruhi resistensi insulin dan, pada gilirannya, mengurangi risiko diabetes.”
Meskipun gejala diabetes mungkin tidak selalu membuat Anda merasa sakit, mengetahui apa yang harus dicari dapat membantu.
Menurut NHS, gejala utama diabetes tipe 2 meliputi:
- Kencing lebih dari biasanya (terutama di malam hari)
- Merasa haus sepanjang waktu
- Merasa sangat lelah
- Penurunan berat badan yang tidak disengaja
- Gatal di sekitar penis atau vagina Anda, atau sariawan berulang kali
- Luka atau luka sembuh perlahan
- Penglihatan kabur.
Layanan kesehatan menyarankan untuk menemui dokter umum jika Anda menderita salah satu dari gejala-gejala ini atau Anda khawatir bahwa Anda mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi dari kondisi tersebut.
Berita Terkait
-
Untuk Penderita Diabetes dengan Hipertensi, Simak Pola Makan dan Menu Diet
-
Bagaimana Cara Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal? Simak 4 Tips Ini
-
Berapa Kadar Gula Darah yang Normal? Kandungan di Tubuh akan Mengindikasikan Prediabetes atau Diabetes
-
Penderita Diabetes Lebih Rentan Terkena Cacar Monyet, Simak Penjelasan Dokter
-
Air Kencing Dikerebungi Semut, Waspada Terpapar Diabetes
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik
-
7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah
-
Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak