/
Jum'at, 09 September 2022 | 10:05 WIB
Pangeran Charles (Instagram/@charlesprinceofwales )

TANTRUM - Ratu Elizabeth II, pemangku takhta terlama dalam sejarah Inggris, meninggal dunia di Balmoral, Skotlandia, dalam usia 96 tahun. 

Ia menduduki takhta kerajaan Inggris dan sebagai kepala negara, selama 70 tahun. Dalam priode ini, Inggris memiliki 15 perdana menteri.

Periode Ratu Elizabeth sebagai kepala negara ditandai dengan berbagai tonggak penting dalam sejarah Inggris, mulai dari masa-masa sulit setelah Perang Dunia II, transisi emporium ke Persemakmuran, berakhirnya Perang Dingin, masuknya Inggris ke Uni Eropa, dan juga keluarnya Inggris dari organisasi regional ini. 

Begitu Ratu Elizabeth II meninggal, takhta langsung dipegang oleh penerusnya, Charles Philip Arthur George yang lahir pada 1948 dan merupakan Pangeran Wales terlama sebagai pewaris takhta Inggris,

Sesaat setelah menjadi raja, Charles ingin dikenal sebagai Raja Charles III. Ia secara resmi akan ditetapkan sebagai raja di Istana St James's, di depan badan resmi yang disebut Dewan Penobatan, Accession Council.

Dilansir BBC, Pangeran William tidak akan secara otomatis menjadi Prince of Wales, gelar Charles sebelumnya. Namun ia mewarisi gelar ayahya yang lain, Duke of Cornwall dan istrinya Catherine akan disebut Duchess of Cornwall.

Setelah Charles berkuasa, untuk pertama kalinya sejak 1952, lagu kebangsaan Inggris akan dinyanyikan dengan kata-kata "God Save the King."

Load More