TANTRUM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat turun di sejumlah kota besar di Indonesia pada Senin siang dan malam. Pada siang hari hujan ringan berpeluang turun di Kota Serang, Gorontalo, Jambi, Bandung, Pontianak, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Mataram, Kendari, dan Manado.
Kota Jakarta Pusat, Tanjung Pinang, dan Manokwari pada siang hari diprakirakan mengalami hujan sedang. Sedangkan Kota Denpasar, Bengkulu, Semarang, Palangka Raya, Samarinda, dan Ambon berawan sedangkan Kota Banda Aceh, Yogyakarta, Surabaya, Tarakan, Ternate, Kupang, Jayapura, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Padang, Palembang, dan Medan cerah berawan.
Malam harinya, hujan ringan diprakirakan turun di Kota Gorontalo, Jambi, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangka Raya, Samarinda, Bandar Lampung, Ambon, Jayapura, Kendari, dan Medan.
Kota Tarakan dan Palembang berpeluang mengalami hujan berintensitas sedang dan Kota Mamuju diprakirakan mengalami hujan lebat. Cuaca Kota Banda Aceh, Denpasar, Jakarta Pusat, Surabaya, Ternate, Kupang, Pekanbaru, dan Makassar diprakirakan cerah berawan pada malam hari.
Sementara itu, Kota Serang, Bengkulu, Yogyakarta, Banjarmasin, Palangka Raya, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Mataram, Jayapura, Manokwari, Kendari, Manado, dan Padang pada malam hari diprakirakan berawan.
BMKG memprakirakan suhu di kota-kota besar tersebut berkisar 19 sampai 34 derajat Celsius dan kelembapannya 50 persen sampai 100 persen. BMKG telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan pada 10-16 September 2022.
Deputi Bidang Meteorologi Guswanto menyebut saat ini diindikasikan terdapat signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia untuk sepekan ke depan.
"Potensi cuaca ekstrem tersebut diidentifikasi dipicu oleh beberapa kondisi dinamika atmosfer yakni adanya potensi belokan dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan," kata Guswanto.
Selain itu aktifnya fenomena atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin dalam sepekan ke depan dapat turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.
Baca Juga: Korban Pendeta Cabul Bertambah, Kini Jadi 9 Orang Anak
Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan informasi Prakiraan Berbasis Dampak Hujan Lebat dengan kategori siaga pada 10-12 September 2022. Informasi lebih rinci hingga level kecamatan untuk potensi dampak tersedia di laman web signature.bmkg.go.id.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan