TANTRUM - Pemerintah mengungkapkan rencana untuk menghapus BBM dengan angka oktan rendah.
Karena hal tersebut, maka BBM jenis Pertalite (RON 90) hingga Pertamax (RON 92) akan segera dihapus dan ditarik dari peredaran SPBU Pertamina.
Kebijakan ini sudah diatur dalam keputusan Peraturan Menteri (Permen) LHK No 20 tahun 2017 tentang penerapan BBM standar emisi Euro 4.
Jika memang benar kedua BBM tersebut akan dihapus, maka harga BBM termurah di Indonesia nantinya akan ada di kisaran Rp15 ribuan.
Diberitakan Pikiran Rakyat, Jumat, 16 September 2022, pemerintah memiliki rencana untuk menghapus BBM jenis Pertamax dan Pertalite di masa depan.
Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto menyatakan kalau BBM yang dijual di Indonesia harus sudah memenuhi standar emisi Euro 4.
Untuk memenuhi standar emisi Euro 4, maka BBM yang dijual harus memiliki angka oktan tinggi yakni RON 95 hingga RON 98.
Untuk Pertamina, mereka menjual BBM yang memenuhi syarat di atas yakni Pertamax Turbo RON 98.
Tetapi, jika memang benar akhirnya kebijakan ini diberlakukan, masyarakat Indonesia harus bersiap-siap untuk merogoh kocek lebih dalam jika ingin membeli BBM.
Baca Juga: Cara Membuat Akun PayPal di Indonesia dan Cara Menggunakannya
Pasalnya, berbeda dengan Pertalite dan Pertamax, Pertamax Turbo memang merupakan BBM dengan kualitas yang jauh lebih tinggi dan cocok digunakan untuk mobil dan motor keluaran terbaru.
Tetapi harga BBM jenis ini juga membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih banyak. Hingga kemarin (Kamis, 15/09/2022), harga dari Pertamax Turbo di Indonesia mencapai Rp15.900 per liter.
Selain Pertamax Turbo, ada lagi beberapa pilihan BBM lainnya yang memiliki oktan RON 95 sampai RON 98 dari SPBU swasta, yaitu:
Vivo Revvo 95: Rp16.100 per liter
BP BP 95: Rp16.130 per liter
Shell V Power (RON 95): Rp16.130-16.470 per liter
Shell V Power Nitro+: Rp16.150 per liter
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Tegaskan Jokowi Tidak Asal-Asalan Naikkan Harga BBM
-
Penyaluran BLT BBM di Jabar Sudah Mencapai Lebih dari 1,7 Juta Sasaran
-
Bisa Bangun 200 Ribu SD hingga 40 Ribu Puskesmas, Subsidi BBM Dapat Dialihkan Lebih Bermanfaat
-
Bukan Anarko atau Massa Aksi 1209, 5 Terduga Provokator Demo Ricuh Protes Harga BBM Ditangkap
-
Bansos BBM Diklaim Bisa Turunkan Angka Kemiskinan 0,3 Basis Poin
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah