TANTRUM - Polda Metro Jaya menangkap lima orang yang diduga menjadi provokator hingga menyebabkan kericuhan saat aksi 1209 menolak naiknya harga BBM di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
"Saya sampaikan yang diamankan itu bukan Anarko dan bukan bagian dari elemen aksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan dicuplik dari Tempo, Selasa, 13 September 2022.
Menurut Zulpan, demo yang digelar untuk menolak kenaikan harga BBM awalnya berjalan lancar. Namun, sempat terjadi kericuhan.
Kelimanya orang tersebut, kata Zulpan, ditangkap di kawasan Patung Kuda ketika kericuhan terjadi.
“Mereka yang tadi itu jadi pemicunya sempat terjadi gesekan kecil,” katanya.
Menurut Zulpan, hingga saat ini kelima orang itu masih diperiksa oleh polisi di kantor Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin menyebutkan ketegangan massa unjuk rasa di kawasan Patung Kuda karena adanya komunikasi yang salah antarkelompok pendemo.
"Kalau pantauan kami ada miskom. Karena tadi di satu ruas jalan yang lain, tepatnya di Merdeka Barat ada satu aliansi yang menyampaikan pendapatnya di muka umum, namun sepertinya dianggap mengganggu oleh kelompok yang di sebelahnya PA 212, sehingga ada ketersinggungan," kata Komarudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, dikutip dari Antara.
Massa yang terlibat bersitegang tersebut, kata Komarudin, berjumlah sekitar 40 orang dan belum diketahui asalnya.
Baca Juga: Awas Hujan Lebat dan Angin Kencang di 19 Daerah di Jawa Barat
"Kurang lebih sekitar 40-an orang. Kami juga belum monitor mereka dari mana, karena tidak ada pemberitahuan sama sekali," tutur Komarudin.
Tag
Berita Terkait
-
Bansos BBM Diklaim Bisa Turunkan Angka Kemiskinan 0,3 Basis Poin
-
Cek Harga ke Pasar Tradisional, Gubernur Ridwan Kamil Sebut Secara Umum Harga Masih Normal
-
KADIN Usul Pemerintah Menaikkan Upah Sejalan Dengan Inflasi Yang Melonjak
-
Database MyPertamina akan Diungkap, Hacker Bjorka Iba dengan Kenaikan BBM
-
Sudah Mulai Disalurkan, Catat Jadwal Pencairan BLT BBM di Bandung
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
-
Review Serial Messiah: Drama Thriller Provokatif tentang Iman dan Politik
-
Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan atas Afrika Selatan
-
Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui
-
Spanyol Full Team! Lamine Yamal dan Nico Williams Pulih dari Cedera
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo