/
Jum'at, 16 September 2022 | 12:44 WIB
ilustrasi lambang kanker prostat (Pixabay)

TANTRUM - Kanker prostat adalah kanker paling umum kedua yang diidap para pria. Pada 2020 diperkirakan 1,4 juta orang di seluruh dunia didiagnosa menderita kanker prostat. 

Hal ini menempatkan kanker prostat menjadi kanker keempat yang paling sering didiagnosa di dunia. Kanker prostat tak bisa diabaikan karena ia dapat menjalar hingga ke kaki. 

Meskipun 60 persen kasus kanker prostat didiagnosis pada orang berusia 65 tahun atau lebih, pria muda juga dapat mengalami penyakit ini. 

Yang keluarganya memiliki riwayat kanker prostat atau orang yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki faktor resiko tersebut.

Faktor yang paling mengkhawatirkan dari kanker prostat adalah bahwa ia dapat menyebar ke luar prostat, menyebabkan gejala yang dapat berbeda dari gejala kencing yang umum. 

Kanker prostat adalah kanker yang terjadi pada prostat, yang merupakan kelenjar kecil berbentuk kenari pada pria yang membantu membuat air mani

Dilansir timesofindia.com, dicuplik dari Tempo, Jumat, 16 September 2022, biasanya kanker dimulai saat sel-sel dalam tubuh mulai tumbuh secara tidak normal. Diduga kanker prostat dimulai ketika sel-sel di kelenjar prostat mulai tumbuh di luar kendali. 

Menurut mayoclinic.org, kanker prostat dimulai ketika sel-sel di prostat mengembangkan perubahan dalam DNA nya. 

Akumulasi sel-sel abnormal membentuk tumor yang dapat tumbuh untuk menyerang jaringan di dekatnya.

Baca Juga: Jelang Gelaran KPOP LAND Jakarta, Video Lagu Weeekly 'After School' Versi Dangdut Koplo Viral Lagi

Menurut Cancer Research UK, ada berbagai jenis kanker prostat. Jenis yang paling umum adalah adenokarsinoma prostat. Jenis kanker prostat umum lainnya yaitu:

- Adenokarsinoma prostat. 

Adenokarsinoma berkembang di sel kelenjar yang melapisi kelenjar prostat dan saluran kelenjar prostat. 

- Karsinoma sel transisional prostat 

- Karsinoma sel skuamosa prostat 

- Kanker prostat sel kecil 

Load More