TANTRUM - Salah satu fungsi sistem pencernaan manusia adalah mengeluarkan gas di perut yang sering disebut kentut.
Menurut situs Cleveland Clinic, rata-rata manusia mengalami kentut dalam sehari sebanyak 20 kali. Namun, tidak semua kentut berbau busuk dan mengeluarkan bunyi kentut yang berbeda-beda.
Banyak faktor yang menyebabkan kentut bau busuk, salah satu yang paling umum berasal dari makanan yang Anda konsumsi.
Mengeluarkan kentut yang berbau tidak sedap tentu akan sangat mengganggu. Aromanya yang menusuk hidung bisa membuat Anda atau orang di sekitar merasa tidak nyaman.
Untuk mengatasi itu, Anda perlu menghindari penyebab kentut berbau busuk ulasan dr. Patricia Lukas Goentoro dari Hello Sehat, Kamis, 15 September 2022, berikut ini.
1. Produk susu dan olahannya
Intoleransi laktosa dapat menyebabkan tubuh tidak mampu memecah laktosa pada beberapa jenis makanan, seperti produk susu dan olahannya.
Makanan tersebut akhirnya mengendap di dalam perut dan difermentasi oleh bakteri di usus besar maupun usus halus.
Akibatnya, gas yang berbau pun terbentuk di dalam perut sebelum akhirnya dilepaskan menjadi kentut yang berbau busuk.
Baca Juga: Penyebab Subsidi Listrik Bengkak Rp 30 T, Menkeu Sri Mulyani Jelaskan Sebabnya
2. Makanan kaya serat
Sayuran termasuk makanan yang membuat kentut bau busuk. Kelompok makanan berserat tinggi ini cenderung lambat dicerna sehingga proses fermentasinya pun cukup lama dan menghasilkan gas yang berbau.
Selain itu, bau alami dari makanan kaya serat itu sendiri dapat memengaruhi bau kentut Anda. Beberapa contoh sayur tinggi serat yang mungkin dapat membuat kentut Anda berbau busuk adalah brokoli, pokcoy, kol, dan asparagus.
3. Mengonsumsi kacang-kacangan
Ada alasan mengapa kacang-kacangan mendapat label sebagai “the musical fruit” atau buah yang membuat perut berbunyi karena penumpukan gas.
Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks dan gula yang tidak mudah dicerna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan