TANTRUM - Seorang wartawan di Karawang, Jawa Barat, melaporkan pejabat berinisial A karena telah dianiaya, intimidasi, hingga dipaksa minum air seni.
Hal itu viral di media sosial dan dibagikan di sejumlah grup media sosial jurnalis. Dalam video yang beredar, Pimred AlexaNews.id, Gusti Gumilar menjelaskan kronologis peristiwa dirinya mengalami pemukulan hingga intimidasi di ruangan eks Sekretariat PSSI Karawang.
"Di situ saya dipres, ditanyain Zaenal di mana, sudah ada pukulanlah dari kalangan suporter, terus dia (oknum pejabat) sendiri notor saya pakai minuman keras, terus notor saya maksa minum air kencing," kata Gusti dalam video yang beredar dicuplik dari Medcom, Rabu, 21 September 2022.
Dia mengaku dipukul oleh oknum pejabat tersebut bersama beberapa orang lainnya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu hingga Minggu, 17 sampai 18 September 2022.
"Saya itu bisa pulang sadarkan diri dan itu dijemput sama saudara saya dan itu dievakuasi ke salah satu kantor kedinasan yang ada di Karawang," ucapnya.
Gusti mengaku baru dapat pulang ke rumah pukul 18.00 WIB, karena diminta masuk ke sebuah hotel terlebih dahulu.
Dalam video yang sama, dia menyatakan pemukulan dilakukan karena kritik yang diberikan dianggap memprovokasi.
"Karena saya pribadi mengingatkan ada yang beberapa yang nggak seharusnya. Terus di sisi lain terkait berita-berita saya yang sebelumnya, terkait jabatan kosong," tutur dia.
Dirinya sangat menyayangkan pemukulan yang dilakukan oknum pejabat tersebut beserta sejumlah orang lainnya.
"Tapi kenapa harus ada pemukulan, kelamin saya ditendang, oknum ajudan inisial R," tutur Gusti.
Dia pun mengaku diancam dibunuh jika melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisan. "Ada (ancaman pembunuhan), ya itu kalau saya sampai buka LP, saya diancam seperti itu," ucap dia.
Dirinya berharap agar kasus tersebut diusut tuntas dan tidak membuka pintu damai. "Proses hukum, air kencing diminumin pak, dipukul harus minum air kencing, siapa yang nggak sakit hati," ungkap Gusti.
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono,menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut.
Pihaknya pun akan meminta keterangan dari saksi korban dan terlapor untuk mengungkap kasus tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Penampilan Juventus Mengejutkan! Ranieri Sebut Berusaha Keras Jaga Penampilan
-
Pemanasan Messi dkk Sebelum Piala Dunia 2022, Jadwal Argentina Vs Honduras
-
PSIM Masuk Zona Merah Klasemen Liga 2
-
Diduga Ada Inisal 'R'! Reza Arap Dituding Selingkuh
-
Dituduh Selingkuh dengan Artis TikTok, Rumor Tak Sedap Terpa Adam Levine Maroon 5
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan
-
Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa