TANTRUM - Logitech akhirnya resmi memperkenalkan konsol genggam (handheld) Logitech G Cloud Gaming melalui sebuah acara bertajuk ‘Logi Play’ yang digelar 21 September kemarin.
Sebelumnya, detail terkait perangkat ini telah diungkap melalui sejumlah bocoran di internet.
Dilansir Android Authority, dicuplik dari laman Tek, Jumat, 22 September, Logitech G Cloud Gaming disebut mirip dengan konsol Nintendo Switch.
Pasalnya, konsol gim keluaran Logitech dan Tencent ini juga akan hadir dalam mode genggam (handheld) dan berfokus pada gim yang berjalan melalui cloud.
Berdasarkan pengumuman tersebut, desain Logitech G Cloud Gaming terlihat mirip dengan bocoran gambar yang lebih dulu dibagikan.
Perangkat hasil kolaborasi Logitech dan Tencent ini mempunyai desain yang didominasi dengan warna putih.
Lebih lanjut, konsol genggam Logitech G Cloud Gaming ini didukung dengan resolusi 1080p, kecepatan refresh 60fps serta integrasi dengan Xbox Cloud Gaming (Beta) dan Nvidia GeForce Now. Perangkat ini tampil dengan masa pakai baterai hingga 12 jam pemakaian.
Handheld Logitech G Cloud Gaming ini juga akan mendukung launcher Android di dalam perangkat.
Hal ini tentunya juga memungkinkan pengguna untuk bermain gim yang berbasis Android di konsol genggam milik Logitech itu.
Baca Juga: Generasi Kreatif yang Rentan Terluka, 5 Karakter Strawberry Generation
Konsol gim genggam Logitech G Cloud Gaming akan meluncur ke pasar Amerika Serikat pada 18 Oktober 2022.
Perangkat ini akan dibanderol pada harga USD300 atau Rp4,7 juta untuk masa pre-order dan sekitar USD350 atau Rp5,2 juta untuk harga normalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma