TANTRUM - Bertepatan dengan HUT ke-212 Bandung, para pegiat silat dari Himpunan Pencak Silat (HPS) Panglipur menyelenggarakan Napak Tilas R.A.A.H.M Wiranatakoesoemah V. Wiranatakoesoemah V merupakan bupati Bandung zaman baheula.
Napak tilas akan berlangsung Minggu, 25 September 2022, mulai pukul 14.00 WIB. Bertempat di Situs Sumur Bandung (Kantor PLN), Makam Pendiri Kota Bandung di Jalan Dalem Kaum, dan Makam Para Bupati Bandung di Jalan Karanganyar.
“Pada Peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-212 ini, kami berharap generasi muda HPS Panglipur dapat mengenal dan mengingat kembali akar sejarah perguruan sehingga menjadi spirit dalam proses regenerasi di HPS Panglipur,” kata juru bicara Himpunan Pencak Silat Panglipur Pusat, Gatot Gunawan, Sabtu (24/9/2022).
Panglipur merupakan nama organisasi perkumpulan pesilat sekaligus nama sebuah perguruan silat tradisional. Panglipur adalah salah satu seni beladiri khas Indonesia yang diperoleh dengan cara menggabungkan beberapa jurus andalan dari beberapa pendekar sezaman yang juga berasal dari bumi nusantara.
Keilmuan Panglipur merupakan perpaduan dari aliran besar di Jawa Barat dan Sumatra Barat, yaitu dari aliran-aliran sumber pencak silat di Jawa Barat yang dikenal dengan aliran Cimande (yang didirikan oleh Eyang Kahir pada tahun 1700 – 1789), aliran Cikalong (yang didirikan oleh H. Ibrahim pada tahun 1816 – 1906, perpaduan dari aliran Cimande dengan aliran yang dibawa dari Sumatera Barat oleh Bang Kari dan Bang Madi yang lebih dikenal dengan aliran Kari Madi), aliran Syabandar (yang didirikan oleh Haji Kosim pada tahun 1766-1880), aliran Sera (yang didirkan oleh Bapa Sera, tokoh dari Banten yang menggabungkan aliran Cimande dengan aliran dari Aceh), dan Aliran Betawi (yang merupakan gabungan antara aliran cimande, sera, kari madi, dan dengan bela diri lain yang dibawa oleh para pendatang dari bangsa imigran China, Arab, dll yang menetap di Jakarta).
Pada tahun 1909 Abah Aleh mendirikan perguruan pencak silat di Kota Bandung tepatnya di Gang Durman yang berada di sekitar Pasar Baru Bandung, kemudian pindah ke Jl. Imam Bonjol No. 38. Pada saat itu perguruan pencak silat yang didirikan Abah Aleh belum mempunyai nama. Dari tahun ke tahun perguruan pencak silat asuhan Abah Aleh ini semakin berkembang.
Himpunan Pencak Silat Panglipur yang didirikan Abah Aleh tentu tidak bisa lepas dari peran dan jasa Bupati Bandung saat itu, yaitu R.A.A.H.M Wiranatakoesoemah V. Dalam catatan sejarah, sosok salah satu pendiri republik yang menjadi Menteri Dalam Negeri RI Pertama ini merupakan orang yang memberikan nama “Panglipur" kepada perguruan pencak silat pimpinan Abah Aleh.
Pada masa kepemimpinan R.A.A.H.M Wiranatakusumah V sekitar tahun 1920-an perguruan pencak silat Abah Aleh diundang bersamaan dengan Tembang Cianjuran pimpinan Bapak Hamim ketika Bupati Bandung tersebut sedang sakit. Atas penampilan kedua tim kesenian tersebut Bupati Bandung merasa senang dan terhibur lalu memberikan gelar berupa nama “Panglipur Galih” yang berarti Pelipur Hati kepada Abah Aleh dan “Panglipur” yang berarti pelipur/penghibur kepada Bapak Hamim. Namun kedua tokoh tersebut sepakat untuk bertukar nama Panglipur untuk Pencak Silat Abah Aleh begitupun sebaliknya.
Baca Juga: Sering Terlewat Saat Bercinta! 6 Titik Erotis Pria
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif