/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:45 WIB
Ilustrasi Lari Pagi (pixabay)

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Manfaat joging tanpa alas kaki bisa meningkatkan daya tahan tubuh kamu. Sebab, aktivitas ini membuat fungsi sel darah putih dan merah menjadi lebih optimal.

Peningkatan fungsi sel darah putih dan merah bisa bikin daya tahan tubuh kamu jadi lebih baik.

Risiko Lari Tanpa Alas

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, lari tanpa alas kaki juga bisa menyebabkan sejumlah kerugian. Beberapa kerugian yang dimaksud, diantaranya:

1. Cedera

Lari tanpa alas kaki bisa menyebabkan cedera otot. Hal ini terutama terjadi ketika lari dilakukan tanpa persiapan yang matang.

Cedera juga bisa dialami sendi lutut dan tempurung kaki. Pasalnya, lari tanpa alas kaki membuat penekanan berlebih pada bagian tersebut.

2. Nyeri Tumit

Baca Juga: Hujan akan Turun Diseluruh Wilayah Jawa Barat

Apakah kamu pernah mengeluhkan nyeri tumit setelah lari tanpa alas kaki? Kondisi ini memang sangat mungkin terjadi.

Soalnya, rasa sakit berlebih yang diterima kaki saat lari tanpa alas kaki bisa memicu plantar fasciitis. Plantar fasciitis adalah keadaan yang memicu terjadinya rasa nyeri pada tumit.

3. Berisiko Mengalami Luka

Lari tanpa alas kaki bisa bikin kamu lebih berisiko mengalami luka. Kondisi ini berbahaya karena luka terbuka bisa membuat kamu lebih berisiko terinfeksi kuman.

4. Kapalan

Dengan berlari tanpa alas kaki, kamu juga lebih berisiko mengalami kapalan. Kapalan adalah kondisi kulit mengeras dan menebal.

Kapalan menyebabkan kulit terlihat kering dan berwarna putih kekuningan. Umumnya, kapalan terjadi pada area tumit.

5. Berisiko Terinfeksi Kuman

Tanpa perlindungan sepatu, kaki akan berkontak langsung dengan permukaan tanah. Hal ini membuat bakteri dan kuman penyebab penyakit lebih mudah hinggap di kaki. Risiko terjangkit penyakit pun semakin besar.

Cara Lari Tanpa Alas Kaki yang Aman

Lari tanpa alas kaki maupun menggunakan sepatu sama-sama memiliki manfaat dan risiko masing-masing. 

Manfaat dan risiko ini juga sangat bergantung dengan kondisi tubuh orang yang melakukannya, persiapan, dan medan yang dijadikan lintasan berlari.

Jika kamu terbiasa lari menggunakan sepatu, tak ada salahnya untuk menggunakannya. Namun, apabila kamu ingin mencoba lari tanpa pakai alas kaki, sebaiknya lakukan persiapan yang matang, seperti: 

- Mempersiapkan kondisi kaki untuk menghadapi medan lintasan yang digunakan untuk berlari. Pastikan tidak ada luka terbuka pada kaki.
- Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter, pelatih, atau orang yang ahli supaya aktivitas lari tanpa alas kaki yang kamu lakukan nantinya tidak berujung pada gangguan kesehatan.
- Pastikan jalur yang akan kamu lewati aman dari ancaman, misalnya batu atau pecahan kaca yang berpotensi menyebabkan luka pada kaki.

Lari adalah jenis olahraga aerobik yang baik untuk kesehatan jantung. Baik lari tanpa alas kaki ataupun menggunakan sepatu, kamu tetap perlu menjadikan olahraga ini sebagai rutinitas.  

Meski begitu, pastikan kamu tetap melakukan persiapan matang, ya! Agar manfaat lari yang diperoleh lebih optimal dan risikonya dapat diminimalkan.

Load More