TANTRUM - Bentuk payudara yang indah dan kencang tentu akan menambah daya tarik penampilan wanita. Karena itu, kebanyakan wanita berusaha agar payudara tampak kencang.
Secara alami, payudara wanita dapat mengendur atau berkurang kekencangannya seiring bertambahnya usia.
Selain faktor usia, ada beberapa hal lain yang juga menentukan kekencangan payudara, seperti setelah melahirkan dan menyusui.
Faktor lain kata dr. Theresia Rina Yunita dalam keterangannya dari laman Klik Dokter, dicuplik Sabtu, 1 Oktober 2022, yang membuat payudara kendur adalah penurunan berat badan secara drastis, kebiasaan merokok, dan ukuran payudara yang besar.
Lalu, adakah caranya agar payudara kencang atau tidak kendur? Salah satu cara untuk mengencangkan payudara adalah dengan melakukan latihan yang berfokus pada otot pektoralis.
Otot pektoralis merupakan salah satu otot di bagian dada yang berperan dalam menyokong dan memengaruhi bentuk payudara. Nah, berikut ini daftar olahraga untuk mengencangkan payudara.
1. Dumbbell Bench Press
Olahraga pengencang payudara yang pertama adalah dumbbell bench press. Berikut langkah untuk melakukan latihan fisik ini:
- Posisikan diri Anda berbaring di bangku dengan posisi punggung lurus.
- Genggam dumbbell di kedua tangan dan posisikan kedua tangan di atas dada.
- Ayunkan dumbbell hingga berada di dekat payudara, lalu ayunkan kembali ke posisi awal.
- Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali dan dalam dua sesi tanpa istirahat.
Baca Juga: Tas Tangan Anda Kotor? Wanita Ini 5 Cara Membersihkannya
2. Push Up
Push up merupakan salah satu olahraga untuk mengencangkan payudara yang sudah cukup lama dikenal manfaatnya. Berikut langkah untuk melakukan push up:
- Ambil posisi push up dengan telapak tangan sedikit lebih lebar dari bahu dan kaki yang saling berdekatan.
- Tubuh harus membentuk garis lurus dari kepala sampai ujung kaki.
- Turunkan badan ke bawah sampai payudara hampir menyentuh lantai. Jaga lengan atas Anda pada sudut 45 derajat dari badan.
- Lakukan push up sebanyak 10 kali dan setelah beristirahat selama 90 detik, Anda harus mengulanginya sebanyak 3 sesi.
3. Incline push up
Incline push up dapat dilakukan oleh mereka yang kesulitan melakukan push up reguler atau seperti biasa.
Incline push up dilakukan dengan menggunakan benda yang lebih tinggi untuk menyangga tangan, sehingga tubuh tidak segaris lurus dengan lantai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati