TANTRUM - Atalia Ridwan Kamil meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi dari Pascasarjana Universitas Padjadjaran. Ia lulus dengan predikat cum laude. Atalia berhasil mempertahankan disertasinya berjudul "Pengaruh Pengembangan Program Komunikasi Instruksional Sekolah Nonformal Sekoper Cinta Terhadap Perubahan Perilaku Peserta Didik di Provinsi Jawa Barat".
Sidang Promosi Doktor Ilmu Komunikasi Atalia dilangsungkan di Bale Sawala, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (10/10/2022).
Penelitian yang Atalia Ridwan Kamil disebarkan kepada peserta didik Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) Angkatan 2019 melalui pendekatan Studi Eksplanatori.
Dalam Sidang Promosi Doktor Ilmu Komunikasi tersebut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta keluarga dan unsur Forkopimda Jabar, bupati/wali kota se-Jabar, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemda Provinsi Jabar.
Atalia pada kesempatan itu mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena telah berhasil meraih gelar doktor dalam waktu kurang dari empat tahun.
"Saya hari ini akhirnya dapat menyelesaikan program doktor Ilmu Komunikasi di Unpad. Hanya dengan ucapan rasa syukur dan terima kasih tak terhingga, hari ini saya bisa terbantu, terbimbing dan akhirnya menyelesaikan studi S3 ini," ungkapnya.
Sebelumnya Atalia membuat tesis dalam bidang komunikasi dan mendapatkkan gelar S2 magister ilmu komunikasi. Sementara dalam jenjang S1 Atalia bergelar sarjana ilmu politik.
Menurut Atalia, dalam mencari ilmu dan pengetahuan harus terus dilakukan hingga akhir hayat.
"Pendidikan adalah sepanjang hayat," tutur Atalia.
Baca Juga: Gebrakan Bella Hadid Tampil Topless di Paris Fashion Week, Tubuh Polosnya Disemprot Cairan Ajaib
Keberhasilannya dalam meraih gelar doktor berkat dukungan doa dan moral dari keluarga, yaitu orang tua.
Ia mengungkapkan kerap mengalami kesulitan saat menempuh pendidikan ini, namun atas doa orang tua semuanya bisa terselesaikan.
"Berkat doa orang tua sesuatu yang sulit bisa terselesaikan," imbuhnya.
Atalia juga mengajak seluruh perempuan di Jawa Barat agar dapat menghadirkan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar. Harapannya, hal itu terwujud dari pelatihan Program Sekoper Cinta.
"Kepada semua perempuan di Jawa Barat, mari bersama-sama menghadirkan kebermanfaatan di dunia ini untuk bekal di akhirat kelak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli