TANTRUM - Polri kembali menjadi sorotan. Kali ini terkait kasus yang menimpa Kapolda Jatim Irjen Irjen Teddy Minahasa yang baru saja ditunjuk menggantikan Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Jatim. Tadinya peran Teddy diharapkan bisa menangani kasus yang terjadi di wilayah Jatim, termasuk tragedi Kanjuruhan.
Tetapi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampai harus membatalkan telegram rahasia (TR) gara-gara Irjen Teddy Minahasa diduga terkait kasus narkoba. Ia diduga meminta barang bukti sabu ke kapolres di bawahnya.
Sang jenderal diamankan gara-gara diduga terlibat penjualan narkoba. Maka praktis dengan keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit meralat keputusannya, Irjen Teddy Minahasa hanya beberapa hari saja menjabat Kapolda Jatim.
Dikabarkan bahwa Jenderal Sigit langsung mencopot jabatan Irjen Teddy Minahasa, bahkan disiapkan untuk pemecatan secara tidak hormat.
Dikabarkan pula bahwa Irjen Teddy Minahasa diduga terlibat jual beli barang bukti berupa narkoba saat menjabat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Dugaan kasus jual beli narkoba oleh Irjen Teddy Minahasa disebut-sebut melibatkan seorang Mami.
Atas diamankannya Irjen Teddy Minahasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji bakal mendalami dugaan keterlibatan anak buahnya itu soal jual beli narkoba.
"Iya (kasus Irjen Teddy Minahasa ) saya kira itu adalah bagian dari hal-hal yang akan kita turunkan kepada tim untuk cek proses penanganan pengungkapan pada saat di Bukittinggi kemarin," kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022) seperti dikutip dari suara.com.
Dugaan keterlibatan Irjen Teddy Minahasa terkait kasus narkoba terjadi saat ia menjabat Kapolda Sumatera Barat. Ia diduga meminta barang bukti sabu 10 kilogram kepada kepada Kapolres.
Baca Juga: Irjen Teddy Dikabarkan Ditangkap, Informasi 8 Kapolda Positif Narkoba Dibantah
Setelah diduga menguasai sabu 10 kg, Irjen Teddy Minahasa lalu menjualnya seberat 5 kilogram kepada seorang Mami.
"Tentu ini (kasus Irjen Teddy Minahasa diduga jual barang bukti sabu) menjadi SOP yang harus kami perbaiki ke depan," kata jenderal bintang empat ini.
"Dan saya kira dugaan keterlibatan yang bersangkutan (Irjen Teddy Minahasa) menjual, kita sedang didalami," ujar Kapolri.
Positif Narkoba
Polri juga membenarkan bahwa hasil tes terhadap Irjen Teddy Minahasa positif.
Hal itu diketahui berdasar hasil tes urine, darah, dan rambut pada diri Irjen Teddy Minahasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN