TANTRUM - BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menerbitkan peringatan dini soal potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada waktu antara siang hingga menjelang malam hari.
Kondisi cuaca itu kemungkinan terjadi di sebagian wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab Purwakarta, Kab Subang, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab dan Kota Bandung, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab dan Kota Cirebon, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Kuningan, Kab Indramayu, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Ciamis, Kota Banjar, dan Kab Pangandaran.
Berikut prakiraan cuaca Wilayah Jawa Barat tanggal 19 Oktober 2022 berdasarkan data per 05.30 WIB dari laman www.bmkg.go.id:
- Pagi hari (07.00 – 13.00 WIB) : Cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di bagian utara wilayah Kab Bekasi, Kab Karawang, Kab Subang, dan Kab Indramayu.
- Siang hari (13.00 – 19.00 WIB) : Potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kab dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab Purwakarta, Kab Subang, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab dan Kota Bandung, Kab Sumedang, Kab Majalengka, Kab dan Kota Cirebon, Kab dan Kota Sukabumi, Kab Cianjur, dan Kab Garut.
Potensi hujan ringan hingga sedang di Kab dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kab Kuningan, Kab Indramayu, Kab dan Kota Tasikmalaya, Kab Ciamis, Kota Banjar, dan Kab Pangandaran.
- Malam hari (19.00 – 01.00 WIB) : Potensi hujan ringan hingga sedang di Kab Bogor, Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Garut, Kab Bandung, Kab Indramayu, dan Kab Cirebon.
- Dini Hari (01.00 – 07.00 WIB) : Berpotensi hujan ringan hingga sedang bagian selatan wilayah Kab Sukabumi dan Kab Cianjur, bagian utara Kab Karawang dan Kab Subang.
- Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Utara : 22 - 33°C
- Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Selatan : 18 - 32°C
Baca Juga: Anies dan Jenderal Andika Perkasa Bertemu, Demokrat Ngotot Jodohkan Anies dan AHY
- Kelembapan udara Jawa Barat bagian Utara : 55 - 95%
- Kelembapan udara Jawa Barat bagian Selatan : 60 - 95%
- Angin : Secara umum bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 05 – 38 km/jam.
Tag
Berita Terkait
-
Anies dan Jenderal Andika Perkasa Bertemu, Demokrat Ngotot Jodohkan Anies dan AHY
-
Tandang ke Manchester United, Tottenham Hotspur Waspadai Pergerakan Cristiano Ronaldo
-
Katanya Dilecehkan? Tapi Putri Candrawathi Malah Berduaan dengan Brigadir J Setelahnya
-
Mengenal Hotspot Hujan di Jabar, Simak Penjelasan Ilmiah Fenomena dari Peneliti
-
Terungkap di Dakwaan, Tembakan Penghabisan Ferdy Sambo ke Yosua
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi