Hal yang sama juga berlaku untuk kaum hawa. Beberapa faktor seperti perubahan hormon akibat dari menopause, atau konsumsi obat-obatan tertentu sangat bisa menurunkan gairah seksual. Secara tidak langsung ini akan berujung pada kesulitan orgasme saat berhubungan intim.
3. Menderita penyakit diabetes
Penderita gangguan kesehatan ini umumnya akan mengalami penurunan nafsu birahi yang cukup drastis. Khusus untuk kaum hawa, penyakit ini juga membuat vagina menjadi sangat kering. Ini disebabkan perubahan hormon atau aliran darah yang berkurang ke alat kelamin.
Tak hanya itu, perempuan yang mengidap diabetes tipe 2 juga lebih berisiko terkena infeksi vagina, bahkan kerusakan syaraf pada kandung kemih. Kedua hal ini tentu membuat perempuan berpotensi merasa sakit saat berhubungan intim.
4. Pernah mengalami operasi pada sistem reproduksi
Jika kamu pernah menjalani operasi histerektomi untuk menghilangkan rahim, besar kemungkinan kamu akan kesulitan mencapai orgasme dalam beberapa waktu setelah tindakan.
Ini dikarenakan kehilangan indung telur yang menghasilkan hormon testosteron dan estrogen akan menurunkan gairah seksual yang kamu miliki.
Selain itu, operasi ini juga akan menyebabkan efek samping berupa rasa sakit dan perdarahan pada alat reproduksi. Kedua hal tersebut secara tidak langsung akan menghalangi perempuan menikmati hubungan seksual.
Akan tetapi kamu tak perlu khawatir karena hal ini hanya berlangsung sementara. Seiring dengan berjalannya proses penyembuhan yakni sekitar beberapa minggu, kamu akan bisa kembali mencapai orgasme.
Baca Juga: Wagub Jabar Apresiasi Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Purwakarta
5. Rasa malu
Terkadang perempuan merasa malu saat hendak berhubungan intim karena takut tidak memuaskan pasangannya.
Sedikit banyak perasaan ini menjadi hambatan baginya untuk menyampaikan apa yang dirasakan terkait kehidupan seksualnya.
Jika terjadi terus-menerus, tak jarang ini akan menjadi salah satu penyebab wanita sulit orgasme yang sulit diatasi.
6. Stres
Perempuan yang memiliki kadar hormon kortisol tinggi akan kesulitan merasa bergairah dan cenderung mudah terganggu saat berhubungan intim.
Hal ini didukung penelitian yang dilansir dari ncbi.gov. Di situ disebutkan bahwa efek dari tekanan mental maupun kadar hormon penyebab perasaan tertekan yang tinggi akan sangat membuat perempuan sulit orgasme.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wacana Hapus Wakil Kepala Daerah Menguat, PAN: Sudah Tepat Dievaluasi
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
4 Cushion Transferproof yang Tidak Menempel di Masker dan Hijab, Lengkap dengan Review
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Tak Hanya Pemain Kini Giliran Pelatih Vietnam Serang Balik Justin Hubner
-
3 Contoh Susunan Panitia 17 Agustus 2026 Tingkat RT, Lengkap dengan Tugasnya
-
4 Facial Wash Gentle Tea Tree Oil untuk Kulit Berminyak Sesuai Review, Wajah Bersih tanpa Kering
-
Viral Petugas Transjakarta Antar Penumpang Disabilitas ke MRT, Pramono Soroti Akses Ramah Difabel