1. Usia
Bayi dan anak-anak usia 4 tahun ke atas, serta lansia yang usianya lebih dari 65 tahun termasuk kelompok rentan. Fungsi sistem saraf pusat pada golongan usia tersebut cenderung menurun, sehingga tubuh lebih sulit menyesuaikan diri dengan suhu panas dan berisiko mengalami heat stroke.
2. Penyakit tertentu
Ada sejumlah penyakit tertentu yang dapat memicu heat stroke, di antaranya penyakit jantung, paru, ginjal, anemia sel sabit, kulit terbakar, dan kondisi lainnya yang menyebabkan demam.
Jika Anda memiliki berat badan berlebih (obesitas), berat badan kurang (underweight), hipertensi, gangguan mental, hingga kecanduan alkohol, Anda juga lebih rentan terkena serangan panas.
3. Obat-obatan
Seseorang bisa lebih mudah terkena serangan panas jika mengonsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya obat antihistamin, obat diet, diuretik, obat penenang, antikonvulsan (obat kejang), hingga obat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Obat antidepresan dan antipsikotik juga dapat memberikan efek serupa. Begitu pun dengan obat-obatan terlarang seperti kokain dan methamphetamine juga dapat meningkatkan risiko heat stroke.
Gejala heat stroke yang paling utama adalah ketika suhu inti tubuh mencapai lebih dari 40°C. Pingsan setelah terkena panas berlebihan juga menjadi ciri-ciri heat stroke.
Baca Juga: Berpotensi Turun Hujan, 8 Daerah di Jabar Waspada
Selain itu, beberapa tanda dan gejala heat stroke adalah:
- Sakit kepala berdenyut
- Pusing
- Sulit berkeringat meskipun terasa panas
- Kulit kemerahan, panas, dan kering
- Kelemahan dan kram otot
- Mual dan muntah
- Detak jantung cepat, bisa sangat kuat atau justru lemah
- Ngos-ngosan dan napas berat
- Perubahan perilaku, seperti kebingungan atau disorientasi
- Kejang
- Hilang kesadaran, bahkan koma
Serangan panas yang dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan komplikasi. Sejumlah komplikasi heat stroke adalah:
- Kerusakan organ vital: Tanpa respon yang cepat untuk menurunkan suhu tubuh, sengatan panas bisa menyebabkan otak atau organ vital lainnya membengkak. Kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada sejumlah organ dalam tubuh.
- Kematian: Tanpa penanganan yang cepat dan memadai, heat stroke dapat mengancam nyawa dan memicu kematian.
Pencegahan heat stroke
Sengatan panas dapat diprediksi dan dicegah dengan cara yang tepat. Berbagai cara mencegah heat stroke antara lain:
1. Pakai baju tipis, ringan, dan nyaman
Hindari menggunakan baju tebal jika Anda termasuk golongan berisiko. Pilih pakaian yang lebih tipis, ringan, dan nyaman supaya terhindar dari kepanasan.
2. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari
Terbakar sinar matahari dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mendinginkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, lindungi tubuh Anda dari paparan sinar matahari yang berlebihan.
Gunakan topi, kacamata, dan tabir surya dengan SPF minimal 15. Oleskan tabir surya sebelum pergi ke luar rumah dan ulangi setiap 2 jam. Oleskan lebih sering jika Anda sering berkeringat atau sedang berenang.
3. Perbanyak minum air putih
Tidak hanya mencegah dehidrasi, minum air putih dapat membantu mencegah heat stroke. Menjaga hidrasi tubuh dengan baik akan membuat tubuh sering berkeringat sehingga suhu tubuh tetap terkendali.
Anda dianjurkan untuk minum air putih minimal 8 gelas per hari. Bisa juga dengan jus buah atau jus sayuran setiap hari, atau minuman olahraga yang mengandung kaya elektrolit.
4. Hati-hati saat minum obat tertentu
Sebelum minum obat-obatan tertentu, jangan lupa konsultasikan dulu ke dokter. Beri tahukan dokter jika Anda termasuk golongan yang berisiko mengalami heat stroke. Dengan demikian, dokter akan memberikan obat tanpa membuat tubuh Anda kepanasan atau heat stroke.
5. Jangan meninggalkan seorang pun di parkiran mobil
Kondisi ini sering terjadi dan menjadi penyebab kematian pada anak-anak yang kepanasan. Ketika Anda memarkirkan mobil di bawah terik matahari, suhu mobil dapat meningkat lebih dari 6,7°C hanya dalam waktu 10 menit.
Oleh karena itu, jangan pernah meninggalkan seorang pun di dalam mobil, baik anak-anak, orang, dewasa, hingga lansia - meskipun dengan alasan sebentar atau membuka jendela mobil.
Jika Anda atau orang-orang terdekat mengalami salah satu atau beberapa gejala heat stroke, telepon ambulans sesegera mungkin. Menunda penanganan serangan panas dapat berakibat fatal bagi penderita.
Selagi menunggu tim medis datang, segera lakukan pertolongan pertama pada heat stroke dengan cara:
- Pindahkan pasien ke ruangan dingin dan ber-AC. Lepaskan baju, bila memungkinkan.
- Kipasi tubuh pasien sambil membasahi kulitnya dengan spons basah atau mengguyur air secara perlahan.
- Letakkan kompres dingin pada ketiak, selangkangan, leher, dan punggung pasien. Bagian-bagian tubuh tersebut mengandung pembuluh darah yang dekat dengan kulit.
Mendinginkan area tubuh tersebut dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Namun, hindari melakukan hal ini pada anak-anak, lansia, pasien penyakit kronis, atau yang disebabkan oleh olahraga berlebihan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan