TANTRUM - Angelina Sondakh mengabarkan berita duka. Ayahnya, Lucky Sondakh, mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara dan kini guru besar di Universitas Pelita Harapan, Jakarta meninggal pada Ahad, 30 Oktober 2022 dalam usia 78 tahun.
Kabar itu ia sampaikan di akun Instagramnya, setengah jam lalu dengan mengunggah fotonya dengan sang ayah. "Innalillahi wainnailaihi roji'un. Rest in Peace, Dad.... I love you," tulisnya.
Dilansir dari Tempo, Senin, 31 Oktober 2022, Angelina Sondakh tak menjelaskan lebih lanjut apakah Lucky sebelumnya sakit. Tak ada unggahan lainnya selain kabar duka yang disampaikannya itu.
Begitu pula tak ada unggahan Keanu Massaid, putri Angelina yang mengabarkan berita duka ini. Lucky meninggalkan istri bernama Sjul Kartini Dotulong dan dua anaknya, yakni Franky Sondakh dan Angelina.
Foto yang dia unggah ini sama dengan unggahan di akun Instagram Lucky Sondakh pada Senin, 24 Oktober 2022. Lucky terlihat segar dan bahagia bisa bersama lagi dengan putri bungsunya ini.
Lucky mengunggah dua fotonya bersama putri kesayangannya itu. "Saya hanya ingin yang terbaik untuk putriku, semoga Yesus Kristus selalu memberkatimu, Angie," tulis Lucky dalam Bahasa Inggris.
Lucky dan Angelina berbeda keyakinan. Angelina, yang akrab disapa Angie, memutuskan masuk Islam tak lama sebelum menikah dengan mendiang, Adjie Massaid pada 29 April 2009.
Ketika tersandung kasus suap Wisma Atlet Jakabaring pada Februari 2012. Selama hampir sepuluh tahun, Angie menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur hingga keluar pada 3 Maret 2022 dengan status Cuti Menjelang Bebas selama tiga bulan.
Selama berada dalam penjara, Angelina memperdalam agama Islam. Ia kemudian memutuskan mengenakan hijab. Ia bahkan bisa menghapal Al-Quran, kemampuan yang tidak semua orang bisa.
Baca Juga: Hormati Tragedi Itaewon, Giselle aespa Batalkan Siaran Ulang Tahun di Instagram
Keputusan masuk Islam dan mengenakan hijab itu diakui amat berat bagi Lucky Sondakh, yang juga menjadi pemimpin kelompok di gerejanya.
Saat tampil di Keema Entertainment, 28 Februari 2022 yang dikelola putrinya sekeluar dari penjara, Lucky mengatakan ada tiga hal yang membuatnya kecewa terhadap putri yang disayanginya: terjun ke politik, menjadi terpidana korupsi, dan masuk Islam.
"Maaf bukan menyinggung, boleh dong sebagai ayah saya kecewa," katanya.
Tapi Lucky memilih untuk tetap mendampingi putrinya. Ia memilih mengundurkan diri di Universitas Sam Ratulangi dan menjadi guru besar di Universitas Pelita Harapan agar tetap bisa mengunjungi putrinya kapan saja dan menguatkannya.
Berita Terkait
-
Hormati Tragedi Itaewon, Giselle aespa Batalkan Siaran Ulang Tahun di Instagram
-
Tragedi Itaewon, Korea Selatan! 355 Orang Dilaporkan Menghilang
-
Belum Seluruhnya Puskemas di Bandung Memiliki Apoteker
-
Pesta Halloween SMTOWN WONDERLAND 2022 Dibatalkan! Duka Mendalam SM Entertainment atas Tragedi Itaewon
-
Hormati Tragedi di Itaewon, Program Inkigayo Batal Tayang Hari Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026