TANTRUM - Program musik Inkigayo di SBS telah memutuskan untuk tidak tayang pada hari ini. Inkigayo merupakan sebuah program musik mingguan yang biasanya ditayangkan oleh SBS setiap hari Minggu.
Diberitakan laman Kpop Chart, karena tragedi di pesta Halloween yang dilaporkan awal menyebabkan lebih dari 120 orang meninggal dunia, program Inkigayo akhirnya memutuskan untuk membatalkan siaran mereka pada hari ini.
Demi menghormati korban atas tragedi di Itaewon, berbagai agensi dari artis yang sebelumnya akan hadir di program Inkigayo hari ini juga meminta pengertian dari semua penggemar.
Terhitung pada hari Minggu (30/10) pukul 6.30 KST, dilaporkan terdapat total 149 orang yang meninggal dunia dan 76 mengalami cedera karena tragedi dalam pesta Halloween di Itaewon.
Dari 149 orang yang meninggal, 101 dirawat di rumah sakit. 45 mayat yang tersisa disimpan di lokasi, dan kemudian dipindahkan ke gimnasium dalam ruangan serbaguna di dekatnya.
Proses identifikasi korban diperkirakan akan memakan waktu, menurut petugas pemadam kebakaran. The Korea Herald memberitakan, Minggu, 30 Oktober 2022, sebagian besar yang tewas berusia 20-an.
Para pejabat memperkirakan bahwa jumlah korban akan terus meningkat sepanjang hari. Otoritas kebakaran Seoul juga mengatakan mereka telah menerima 81 laporan tentang orang yang mengalami kesulitan bernapas, pada pukul 23.30.
Diketahui, ada sekitar 100.000 orang berada di distrik hiburan sepanjang hari Sabtu untuk merayakan akhir pekan Halloween pertama tanpa masker dan langkah-langkah jarak sosial, sejak awal pandemi COVID-19.
"Semua kementerian dan lembaga terkait, yang dipimpin oleh menteri administrasi publik dan keamanan, harus melakukan segala upaya untuk segera memberikan bantuan kepada para korban," kata Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, melalui juru bicaranya Lee Jae-myung.
Baca Juga: Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini
Presiden juga menyerukan langkah-langkah keamanan untuk menghadapi keadaan darurat yang dapat dipicu pada acara Halloween yang berlangsung di seluruh negeri.
Bahkan dilaporkan, Wali Kota Seoul Oh Se-hoon juga telah memutuskan untuk segera kembali dari perjalanan bisnisnya di Eropa, untuk kembali ke Korea Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Berpotensi Turun Hujan, 8 Daerah di Jabar Waspada
-
149 Tewas dan 78 Orang Luka di Pesta Haloween Itaewon
-
Hindari Pertengkaran! Ridwan Kamil Ajak Mahasiswa dan Pelajar Perkuat Persatuan
-
Predikat Terpopuler di Media Digital, Ridwan Kamil dan Pemda Provinsi Jabar Raih AHI 2022
-
Pembangunan Kota Surakarta Dipuji Gubernur Ridwan Kamil
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital