/
Senin, 31 Oktober 2022 | 08:48 WIB
Ilustrasi pilek (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Pilek juga dapat terjadi akibat gangguan keseimbangan hormon, misalnya pada masa kehamilan.

Gejala Pilek

Pilek merupakan gejala dari suatu kondisi atau penyakit. Pada beberapa kasus, pilek dapat disertai dengan beberapa gejala berikut:

- Batuk
- Bersin
- Sulit bernapas
- Tubuh terasa lelah
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat
- Lendir menetes ke tenggorokan (postnasal drip)

Perlu diingat, pilek bukan penyakit yang menular. Namun, pilek bisa menjadi gejala dari penyakit menular, misalnya seperti batuk pilek (selesma).

Pengobatan Pilek

Pilek dapat diredakan dengan banyak minum air putih dan beristirahat yang cukup. Selain itu, penderita bisa mengonsumsi obat-obatan yang bisa dibeli tanpa resep dokter untuk meredakan gejala pilek, antara lain:

- Obat pelega hidung tersumbat, atau disebut juga dengan obat dekongestan, baik yang disemprotkan langsung ke hidung (nasal spray) maupun diminum

- Obat antialergi, seperti brompheniramine, chlorpheniramine, dimenhydrinate, diphenhydramine, ceritizine, loratadine, fexofenadine, atau bilastine

Baca Juga: Tragedi Itaewon, Kontestan Produce 101 Season 2 Meninggal Dunia

Penting untuk diingat, ikuti petunjuk dokter dalam menggunakan obat di atas. Hindari menggunakan semprot hidung lebih dari 3 hari berturut-turut kecuali bila disarankan oleh dokter.

Load More