/
Minggu, 06 November 2022 | 21:28 WIB
Ist

TANTRUM - Geger video mesum wanita kebaya merah. Kasus ini mulai terkuak. Video direkam di Surabaya, persisnya di sebuah hotel yang berada di kawasan Gubeng Surabaya. Sementara dua orang pemeran dalam video masih dicari.

Polisi telah bergerak mengecek lokasi pembuatan video mesum wanita kebaya merah. Petugas mendatangi hotel yang ada di Jalan Sumatera Surabaya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih menjelaskan bahwa Petugas mencocokkan tempat atau kamar seperti yang ada di dalam video.

Diduga video dibikin di kamar nomor 1710 dan pembuatan Video tersebut di bawah bulan Juli tahun 2022.

"Dari keterangan petugas hotel dan sejumlah karyawan hotel, diketahui bahwa tiap kamar dipasang stiker dilarang merokok di bulan Juni - Juli 2022 sedangkan di dalam video tersebut di dalam kamar tidak ada stiker dilarang merokok," ujar M. Fakih.

Backdrop kasur tiap lantai hanya dipasang 1 kamar yang ada wallpaper sesuai video yang tersebar. Diketahui pula bahwa pegawai terapis yang ada di hotel the life style tidak ada yang menggunakan pakaian kebaya dan pemeran dalam video tersebut dipastikan bukan pegawai hotel.

"Kini Polrestabes Surabaya bersama Jajaran Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi terkait Kebenaran Video Asusila Wanita Berkebaya merah tersebut," jelasnya.

Pihak management hotel pun tak menepis jika video syur itu diambil dikamar hotel yang berada di Jalan Sumatera, Surabaya. Apa yang telah diberitakan selama ini memang benar.

"Kalau melihat foto dan video dari Polisi, benar itu di hotel ini, lantai 17 nomor 10. Tapi di pintu tulisannya nomor 1710," kata BG, salah satu manajemen hotel.

Baca Juga: Jalur Lintas Selatan Trenggalek-Pacitan Putus Akibat Longsor

BG menjelaskan, dari video dan foto yang ditunjukan polisi memang hanya kamar tersebut yang memiliki lukisan orang berjalan di pinggir sungai. Selain itu, pemandangan luar yang tampak dari jendela, hanya bisa dilihat dari kamar tersebut.

"Setiap kamar lukisannya berbeda. Setiap jendela juga pemandangannya berbeda. Kalau sesuai di foto dan video, cuman kamar ini (1710) yang ada lukisan itu," kata BG.

PPA Polrestabes Surabaya sudah meninjau lokasi pembuatan video syur untuk kepentingan penyelidikan. Namun saat kepolisian datang ke TKP, kamar tersebut sudah terisi tamu.

"Kita ingin periksa ruangan kamar ini. Karena informasi yang kita dapatkan video yang viral itu dibuat di Kamar ini. Tapi ternyata sudah ada tamu," kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Wardi.

Kontributor: Dimas Angga Perkasa/suara.com

Load More