/
Minggu, 13 November 2022 | 22:11 WIB
Ilustrasi. Garis Polisi (Istimewa)

TANTRUM – Warga Ibu Kota digegerkan dengan temuan tewasnya keluarga Rudyanto karena diduga kelaparan. Mereka ditemukan tewas membusuk di Komplek Citra Garden Satu Extension, RT 07 RW 15 blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar, mengatakan keluarga Rudyanto sudah lebih dari setahun tidak pernah komuniasi dengan keluarga inti mereka. 

Menurut Syafri, keluarga inti bahkan baru tahu kabar kalau Rudyanto dan tiga keluarganya ditemukan tewas.

"Dia (keluarga Rudyanto) berkomunikasi terakhir lebih dari satu tahun lalu, komunikasi via telepon. Untuk bertemu lebih dari 5 tahun lalu dan itu hanya sebatas mengucapkan selamat ulang tahun," ujar Syafri Wasdar di kantornya, Sabtu (12/11/2022).

Hal itu diketahui setelan polisi memeriksa kerabat keempat korban di Polsek Kalideres.

Keempat jasad yang ditemukan itu bernama Rudyanto Gunawan (71), K. Margaretha Gunawan (58), Dian (42), dan Budyanto Gunawan tersebut ditemukan pada Kamis (10/11/2022) sore.

"Mereka menyampaikan bahwa keluarga ini terkesan menjauhkan diri dari keluarga inti," kata Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar di kantornya.

Kronologi Tewasnya Keluarga Rudyanto 

Sebelum tewas, keluarga Rudyanto sempat melakukan berkomunikasi dengan Ketua RT setempat, Asiung. Dalam kesehariannya, anggota keluarga tersebut dikenal tertutup atau introvert.

Baca Juga: Libur Nataru Sebentar Lagi, Beli Tiket Online Ferizy Dari Sekarang

"Terakhir, saya ketemu anak sama ibunya tiga bulan yang lalu," kata Asiung, di lokasi, Jumat (11/11/2022) kemarin.

Dalam kesehariannya, keluarga Rudyanto jarang bersosialisasi dan hanya keluar-masuk menggunakan kendaraan bermotor.

"Jarang berjalan kaki. Pagi biasanya keluar buat ke pasar. Terakhir tiga bulan yang lalu saya lihat," tambahnya.

Meski jarang bertemu, Asiung mengatakan komunikasi dengan Dian, tetap berjalan. Terlebih saat pihak PLN hendak memutus aliran listrik. Karena diketahui mereka menunggak biaya selama 3 bulan.

Hingga akhirnya, pada tanggal 9 November atau sehari sebelum keempat jenazah itu ditemukan, petugas PLN datang untuk memutus aliran listrik kediaman Rudyanto.

Asiung menyebut, petugas PLN sempat mengetuk pintu rumah itu. Namun tidak ada jawaban. Petugas terpaksa memutus aliran listrik rumah Rudyanto dari lantai 2, dengan memanjat loteng.

Load More