TANTRUM - Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) menggelar pendidikan politik (dikpol) dan rapat koordinasi teknis (rakornis) se-Indonesia untuk pemenangan Pemilu 2024.
Kepala BSNPG Syahmud Basri Ngabalin menyebutkan, dikpol dan rakornis yang diselenggarakan BSNPG dalam rangka pemantapan dan penguatan kelembagaan dan peningkatan SDM.
"Pendidikan politik ini dilaksanakan sebagai ikhtiar Partai Golkar untuk memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia BSNPG sampai ke tingkat TPS," jelasnya.
Ruang kompetisi Pemilu dan Pemilihan Presiden 2024 yang sesungguhnya adalah di tempat pemungutan suara (TPS). Untuk itu jika Partai Golkar ingin menang harus kuat di seluruh TPS se-Indonesia.
"Oleh karena itu, Golkar membutuhkan saksi yang militan, loyal, andal, terpercaya dalam menggalang, dan mengarahkan pemilih," ungkapnya.
Dia menuturkan, pada Pemilu 2024, Partai Golkar menargetkan untuk menang pileg dan memenangkan kader terbaiknya Ketua Umum DPP partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai presiden RI.
Dengan mengusung slogan "Jaga Pemilih, Jaga TPS, Jaga Suara", lanjutnya, BSNPG akan hadir untuk memastikan kemenangan tersebut di setiap TPS.
"Target kami pada pertengahan tahun 2023, struktur BSNPG di seluruh TPS se-Indonesia telah terbentuk hingga lapis paling bawah," harapnya.
Sekjen DPP Partai Golkar Lodwijk F Paulus mengatakan, peran BSNPG sangat penting dalam kemenangan partai Golkar pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Dari Bangkok Jokowi Langsung ke Solo
"Maka dikpol dan rakornis ini penting," katanya.
Ia menjelaskan, dinamika politik sangat cepat di mana Golkar menetapkan target pilpres minimal menang untuk pemilihan legislatif sebesar 20 persen setara dengan 115 kursi DPR RI
"Karena Golkar pernah meraih 21 persen. Saya yakin bisa, maka pada 2024 mari kita kerahkan segala potensi dan kemampuan sumber daya yang dimiliki secara penuh," katanya menegaskan.
Ia berharap, setelah mendapatkan materi dari kegiatan tersebut, para saksi yang disiapkan BSNPG nantinya dapat bekerja dengan optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'