TANTRUM - Jumlah perusahaan yang menerbitkan dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencapai 58 perusahaan, sampai dengan 9 Desember 2022,
Selain itu, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa pada akhir November 2022 jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka 10,15 juta investor atau naik 35,57 persen dari 7,49 juta investor pada akhir 2021. Khusus investor saham, angkanya telah menyentuh 4,38 juta investor pada akhir November 2022.
Aplikasi investasi saham Stockbit menilai kenaikan jumlah investor yang signifikan perlu dibarengi dengan upaya edukasi yang benar, agar masyarakat tidak sekedar ikut-ikutan atau takut ketinggalan (FOMO/Fear of Missing Out) dalam berinvestasi.
PR & Corporate Communication Lead Stockbit William mengatakan, sepanjang 2022 pihaknya telah menghadirkan berbagai fitur menarik serta menggencarkan upaya edukasi dan literasi untuk membumikan pesan yang dicanangkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni 3P (Paham, Punya, Pantau).
"Kami menyadari bahwa sebagian pengguna kami adalah investor pemula yang baru pertama kali berinvestasi saham lewat platform digital seperti Stockbit. Salah satu fitur yang kami miliki dan dirasa sangat membantu investor pemula adalah Virtual Trading. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan simulasi investasi saham dengan saldo virtual sebesar Rp100 juta dengan menggunakan data-data market yang real time,” ujar William.
Selain fitur Virtual Trading, Stockbit juga menghadirkan Stockbit Academy, masyarakat Indonesia bisa belajar saham dari nol secara profesional dari mentor yang telah berpengalaman dan bisa diakses secara gratis.
Stockbit pun memiliki Stockbit Stream yakni forum sosial untuk saling berdiskusi antarpengguna. Para pengguna bisa saling belajar dan bertukar pikiran seputar isu-isu terkini di pasar modal serta mendapatkan informasi langsung dari emiten karena banyak emiten yang memiliki akun dan aktif di Stockbit Stream.
Forum sosial Stockbit juga dimoderasi dengan aturan yang jelas agar masyarakat dapat mengkonsumsi informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Stockbit juga menghadirkan fitur e-IPO untuk memungkinkan para pengguna, khususnya para investor ritel, untuk melihat daftar perusahaan yang akan melakukan IPO serta meningkatkan kesempatan mereka dalam mendapatkan alokasi penjatahan saham.
Baca Juga: Prancis Waspada! Ambisi Maroko: Kami Ingin Afrika Berada di Puncak Dunia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai