TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UIDRKR) mengoperasikan pembangkit biogas berbasis limbah cair kelapa sawit guna menambah Pembangkit Listrik Tenaga Biogas 3x1 MW berbasis energi baru terbarukan di Rokan Hulu Riau.
"Pembangkit biogas berbasis limbah cair kelapa sawit sebagai wujud komitmen PLN untuk mendukung pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UIDRKR), Agung Murdifi .
Ia mengatakan PLN UIDRKR mengoperasikan pembangkit biogas berbasis limbah cair kelapa sawit tersebut bersama PT Pasadena Biofuels Mandiri.
PT PLN (Persero) sebut Agung, mulai menyerap listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Pasadena di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau.
"PLTBg Pasadena sudah mulai beroperasi merupakan komitmen PLN dalam menghadirkan energi bersih yang ramah lingkungan. Saat ini bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sistem Sumatera telah mencapai 31,8 persen," katanya.
PLTBg Pasadena kata Agung, juga berkontribusi dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik khususnya di Kabupaten Rokan Hulu dan sekitarnya.
PLN memiliki peta jalan dalam meningkatkan bauran energi dan menjalankan transisi energi untuk mendukung Indonesia dalam mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) 2060.
"Akan tetapi PLN tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan program transisi energi sehingga PLN membutuhkan dukungan dari pemerintah, pemangku kepentingan, masyarakat maupun mitra kerja. PLTBg beroperasi merupakan salah satu kolaborasi PLN menghadirkan pembangkit listrik EBT yang telah diatur dalam Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik," katanya.
PLTBg Pasadena, beroperasi dapat memperbaiki kualitas tegangan sehingga layanan kepada masyarakat juga lebih baik. Selain itu, keberadaan PLTBg Pasadena ini juga mampu berkontribusi untuk mengefisiensi Biaya Pokok Penyediaan (BPP) di Riau sebesar Rp11,9 miliar per tahun itu.
"PT Pasadena Biofuels Mandiri memiliki visi dan misi untuk mengembangkan portofolio energi baru terbarukan di Indonesia. Kami mengkaji masih ada potensi sebesar 35 MW di wilayah Rokan Hulu yang terdiri dari pembangkit listrik tenaga biogas dan pembangkit listrik tenaga biomasa. Kami mengharapkan kerjasama dan dukungan penuh dari PLN UIDRKR dan semoga kerjasama ini terus berlanjut dan berjalan dengan lancar," kata Direktur PT Pasadena Biofuels Mandiri, Anggit Saputra Dwipramana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah
-
Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik
-
3 HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Juta, Ini Pilihannya