TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina (Persero) telah berhasil menurunkan 31,06 persen emisi karbon dari baseline tahun 2010 sebagai wujud komitmen dengan prinsip and Governance (ESG) Perseroan.
"Ini baru awal setelah 3 tahun kita mengurus ini dengan program dekarbonisasi. Banyak yang harus kita improve," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.
Pertamina, kata ia, telah memperoleh peringkat kedua ESG 22,1 dari lembaga ESG rating pada 2022, dibandingkan skor yang sebelumnya tercatat 28,1 pada 2021.
Pertamina telah menargetkan untuk mengurangi Karbon Dioksida sebesar 81,4 juta ton pada tahun 2060 mendatang. Untuk mencapai pembaharuan tersebut, Pertamina berupaya mengembangkan bisnis baru di berbagai lini.
Bisnis baru tersebut mencakup pembangunan Electrical Vehicle (EV) Charging & Swapping, produksi hidrogen biru atau hijau, pelaksanaan nature based solution, produksi baterai dan kendaraan listrik, produksi biofuel serta menjalankan bisnis di pasar karbon.
Sejalan menuju transisi energi berkelanjutan, kata ia, Pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur Energi Baru dan Terbarukan (EBT), yang diharapkan mampu menghasilkan pendapatan sebesar 30 - 40 miliar dolar AS pada tahun 2060.
"Ini sebetulnya kalau kita lihat sebagai perusahaan energi terbesar hari ini, tapi kita ini tidak selamanya berkelanjutan. Dengan adanya global transisi energi dan tuntutan yang banyak untuk perubahan, maka tema besar ini adalah kita harus membuat road map agar perusahaan ini bisa sustainable growth," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
BRI Perkuat BRIVolution Reignite, Nilai Transaksi BRImo Tembus Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Maling di Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya, 2 WNA China Ditangkap
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Sinopsis Yumi's Cells Season 3: Kim Go Eun Comeback Bareng Kim Jae Won, Tayang April 2026
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Berangkat Ilegal Saat Sakit, Nur Afni Terjebak di Agen Saudi, Disnaker Tangerang Turun Tangan
-
BRImo Catat Lonjakan Transaksi 5,6 Miliar, Jadi Pilar Transformasi Digital BRI
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya